Daerah

Menanggapi Kasus Audrey, Ini Kata Bupati Tanah Datar

Tanah Datar, Prokabar – Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengharapkan kasus pengeroyokan yang menimpa Audrey salah serang siswi SMP di Potianak Kalimantan Barat tidak terjadi di daerah yang ia pimpin.

Bupati menilai, kejadian kekerasan tersebut terjadi akibat tidak bijaknya masyarakat maupun remaja dalam memanfaatkan perkembangan teknologi, sehingga menimbulkan konflik komentar dan berujung kepada perkelahian.

“Sangat memprihatinkan apa yang terjadi terhadap Audrey yang dikereyok oleh beberapa orang temannya. Kita sangat tidak menginginkan hal itu terjadi di Tanah Datar,” kata Bupati.

Minimnya pengawasan orang tua dan guru di sekolah serta kontrol sosial dari masyarakat juga berdampak kepada pergaulan anak sehingga anak terjerumus kedalam pergaulan yang sesat. Mengurangi kenakalan remaja pada anak, diperlukan penguatan dan pembinaan ketahanan keluarga.

“Orang tua dan guru serta pemuka masyarakat mesti seimbang dalam mengontrol prilaku remaja sehingga angka kenakalan tersebut bisa terus ditekan,” ujarnya.

Salah satu cara untuk mengurangi upaya kenakalan tersebut, pemkab Tanah Datar terus menghimbau kepada oang tua, sekolah dan masayarakat dengan memaksimalkan rumah tahfiz.

“Karena Pemkab akan meberikan hadiah atau pengharagan berupa umrah kepada mereka yang memiliki hafalan terbanyak, dan itu mendapatkan tanggapan positif dari warga dan orang tua,” katanya.

Sebelumnya kasus Audrey siswi SMP yang dikeroyok 12 orang temannya di Pontianak sempat viral di media sosial bahkan dunia pendidikan. Kasus tersebut berawal dari komentar dimedia sosial dan berujung kepada perkelahian dan penganiayaan.(eym)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top