Trending | News | Daerah | Covid-19

Bola

Menang Tandang di Borneo, Nilmaizar: Selama Ini Persela tak Dianggap

Dibaca : 153

Lamongan, Prokabar – Stadion Segiri Samarinda, 27 November 2019. Duel antara tuan rumah Borneo FC vs Persela Lamongan baru saja berakhir, yang dimenangkan tim tamu dengan skor tipis 1-2. Tim berkostum biru muda nampak sangat menikmati kemenangan. Kontras dengan tim berbaju Oranye yang nampak tertunduk lesu.

Persela wajar sedikit emosional merayakan kemenangan mereka. Mereka baru saja sukses mendobrak tembok tebal yang baru di pekan 29 baru bisa diruntuhkan, yaitu menang di kandang lawan. Wajar jika “Laskar Joko Tingkir” begitu sumringah mendapatkan kemenenangan krusial itu.

Krusial, tentu saja, karena Persela memang butuh angka untuk menjauh dari zona degradasi. Persela tak ingin mencatat sejarah hitam perjalanan klub. Karena sejak eksisi di liga kasta tertinggi, Persela belum pernah terdegradasi.

Sekarang dengan situasi yang masih sangat rawan terdegradasi, wajar jika kemenangan di kandang Borneo begitu berarti bagi skuad Persela.”Bahagia tentu saja, anak-anak seperti terlepas dari sebuah beban berat tak pernah menang di luar kandang.” kata pelatih Nilmaizar, sang pelatih.

Hikmah terpenting dari laga itu menurut Nilmaizar, semakin memperkuat mental dan kepercayaan diri pemain untuk terus berjuang habis-habisan demi lolos dari jeratan degradasi.

Nil menggambarkan suasana bench dan locker room Persela usai laga melawan Borneo. “Anak-anak lebih menyatu, satu jiwa dan satu tekad menghadapi semua persoalan dan tantangan ke depan, khususnya pertandingan-pertandingan ke depan yang semuanya ibarat final buat kita.”kata Nil.

“Sebelum main Persela tak dianggap dan dipandang sebelah mata. Hari ini mereka membuktikan, tekad dan kemauan mereka untuk menang membuahkan hasil. wajar jika banyak pemain yang mengeluarkan air mata setelah kemenangan itu.”ujar Nil.

Pelatih 49 tahun itu juga mengakui dia sempat larut sesat dalam suasana euforia itu. Hal itu menimbulkan ide melakukan foto selfie dengan semua pemain dan manajemenen tim. “Sekadar mengekpresikan bahwa kita bahagia dan bersyukur dengan kemenangan ini.”ujarnya.

Walau begitu, Nil meminta timnya untuk segelar melupakan euforia itu, karena tantangan ke depan semakin berat. Ada lima laga yang harus dihadapi dan dimenankan agar bisa lolos dari degradasi.

“Betul kita sekarang bisa keluar dari zona merah, tapi persaingan untuk keluar dari zona itu sangat ketat dan selisih angka yang tidak jauh. Lengah sedikit, kita bisa tergelincir lagi. Memang dituntut fokus dari satu laga ke laga berikutnya,”.

Nil pantas memberi warning timnya soal fokus dan tak lkarut dalam euforia berlebihan, karena perjuangan Persela tidak akan mudah. Apalagi, Persela harus menjalani sanksi Komdis PSSI bermain tanpa penonton sampai akhir musim, baik kandang maupun tandang.

Agenda terdekat Persela adalah melakoni laga away ke kandang Persib Bandung, 3 Desember mendatang. “Setidaknya kemenangan atas Borneo menjadi bekal kita menghadapi Persib Bandung. Intinya, kita akan berjuang sampai akhir dan optimis bisa lolos degradasi.”tutup Nil.(mht)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top