Memperkuat Eksistensi Silek Galombang Duobaleh Pitalah Melalui Kolaborasi Multidisiplin Ilmu

Penulis -

Jumat, 19 April 2024 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar- Mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Sumatera Barat dari multidisiplin ilmu berencana menggelar pertunjukan kesenian yang bertajuk “Merawat Silek Galombang Duobaleh Pitalah Bungo Tanjung”.

Ketua pelaksana, Maksalmina bilang, iven ini rencananya akan diselenggarakan pada 25 – 26 Mei 2024 di Nagari Pitalah Bungo Tanjuang, Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, tempat dimana Silek Galombang Duobaleh Pitalah lahir dan berkembang.

“Disamping mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa pascasarjana dan mengaplikasi matakuliah Manajemen, iven ini kita selenggarakan untuk mengapresiasi kekayaan budaya di Minangkabau dan memperkuat serta menjaga eksistensi Silek Galombang Duobaleh Pitalah,”kata Maksalmina, Jumat 19 April 2024.

Tak cuma itu, menurut Maksalmina, helatan iven ini merupakan salah satu langkah positif yang dilakukan untuk melestarikan budaya Minangkabau dan menumbuhkan rasa cinta atas apa yang sudah di wariskan para pendahulu di kalangan generasi muda.

Maksalmina merinci, selain menampilkan pertunjukan Silek Galombang Duobaleh Pitalah, iven ini juga akan diramaikan dengan tari kreasi Galombang Duobaleh, pameran kostum silek dan di warnai dengan workshop yang menghadirkan para narasumber yang paham tentang sejarah atau asal usul Silek Galombang Duobaleh Pitalah.

Baca Juga :  Balap Motor Padang Raih 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Dominasi Sejak Kualifikasi

Dijelaskan Maksalmina, Silek Galombang Duobaleh, merupakan Kesenian tradisional yang lahir dan berkembang di Masyarakat Nagari Pitalah di Kabupaten Tanah Datar dengan penyajian komposisi gerak pencak silat nya dibawakan oleh kelompok pemain yang terdiri dari dua belas orang.

Silek Galombang Duobaleh lanjut Maksalmina, menjadi salah satu bukti kekayaan budaya Minangkabau yang perlu dilestarikan. Kesenian ini tidak hanya indah untuk ditonton, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya dan filosofis yang penting untuk diwariskan kepada generasi penerus,”ujar Maksalmina.

Kata Maksalmina, tema Merawat Silek Galombang 12 Batipuh, Pitalah Bungo Tanjuang yang diusung dalam kegiatan ini, merupakan tugas yang memerlukan dedikasi dan keahlian khusus. Apalagi mengingat keberadaannya sebagai bagian yang sangat berharga dari warisan budaya Minangkabau.

Dengan begitu, perlu di ambil tindakan melalui langkah-langkah seperti pemeliharaan fisik, pelatihan berkelanjutan, penghormatan terhadap tradisi, promosi komunitas, konservasi sejarah dan budaya, kerjasama dengan pihak terkait, dan inovasi berkelanjutan.

Baca Juga :  Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

“Kita ingin memastikan Silek Galombang 12 Pitalah Bungo Tanjung tetap lestari. Dengan demikian, warisan ini dapat terus berkembang dan tetap menjadi bagian yang hidup dari kekayaan budaya Minangkabau,”kata Maksalmina.

Maksalmina menambahkan, untuk membuat persembahan ini benar-benar istimewa, kita sudah mempertimbangkan sejumlah faktor kunci diantaranya, pemilihan praktisi terbaik, koreografi yang memikat, ekspresi yang mendalam, penggunaan musik yang tepat, promosi yang efektif, atmosfer yang menciptakan kesan, dan evaluasi serta peningkatan berkelanjutan.

“Dengan memperhatikan semua aspek ini, persembahan Silek Galombang 12 kita Yakini dapat menjadi pengalaman yang mengesankan dan inspiratif bagi semua penonton,”tambah Maksalmina.

Sekilas Tentang Silek Galombang 12

Silek Galombang 12 adalah salah satu seni beladiri tradisional yang tumbuh dan berkembang di Batipuh, Pitalah Bungo Tanjuang, Sumatera Barat. Silek Galombang 12 adalah bagian yang tak terpisahkan dari warisan budaya Minangkabau.

Batipuh adalah sebuah daerah di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Indonesia, yang terkenal karena melestarikan tradisi-tradisi budaya Minangkabau, termasuk seni beladiri Silek Galombang 12.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Silek Galombang 12 sendiri merupakan salah satu aliran atau cabang dari seni beladiri tradisional Minangkabau yang memiliki keunikan tersendiri. Pitalah Bungo Tanjuang, di sisi lain, mungkin merujuk pada nama tempat di Batipuh atau nama sebuah perguruan atau komunitas yang mengajarkan Silek Galombang 12.

​Di Batipuh, Pitalah Bungo Tanjuang, praktisi Silek Galombang 12 memegang peran penting dalam memelihara, mengembangkan, dan mewariskan tradisi ini kepada generasi berikutnya.

Mereka menjadi penjaga keaslian dan kecemerlangan seni beladiri tersebut, serta memastikan bahwa nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan berkembang.

Dengan keberadaannya di Batipuh, Pitalah Bungo Tanjuang, Silek Galombang 12 tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, tetapi juga menjadi daya tarik budaya bagi wisatawan yang tertarik untuk menggali lebih dalam ke dalam warisan budaya Minangkabau. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Balap Motor Padang Raih 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Dominasi Sejak Kualifikasi
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Balap Motor Padang Raih 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Dominasi Sejak Kualifikasi

Berita Terbaru

Berita

UIN Bukittinggi Gelar Workshop UI GreenMetric

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB