Memanas! Nagari Rawang Diserbu Warga, Kaca Pecah dan Bangku Patah, Apa Gerangan?

Penulis -

Kamis, 7 Mei 2020 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Kantor Nagari Rawang Gunuang Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, diserbu oleh ratusan warganya sendiri, Kamis (7/5) pagi.

Karena, meraka menilai anggaran Bantuan Lansung Tunai (BLT) bersumber dari APBD Provinsi Sumbar, dianggap tidak merata dan tidak tepat sasaran.

Pantauan Prokabar.com di lapangan, ratusan kaum ibu tersebut sontak heboh dengan suara sorak sorai, mereka mempertanyakan soal BLT dari Provinsi Sumbar, tidak merata dan dianggap tidak tepat sasaran.

Selanjutnya, aksi itu kian memanas dan kacau, ratusan warga berdesakan memasuki Kantor Nagari dan memecahkan empat jendela kaca dengan kondisi berderai jatuh ke lantai. Selain kaca dirusak, beberapa unit bangkupun ikut patah terpelanting, mujur tidak ada yang luka.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Kondisi itu terus berkecamuk, ratusan warga, menuntut kepada Pemerintah Nagari, untuk mengulang kembali mendata seluruh warga yang benar-benar berhak menerima bantuan yang terdampak serangan Covid-19 yang tak kunjung reda menghantam ‘Negeri Berjuluk Sejuta Pesona’ ini.

Ratusan wargapun sempat menunjuk-nunjuk perangkat nagari dan sambil berkata perangkat nagari tidak jujur dalam mendata warganya, warga yang tidak layak menerima bantuan juga dapat, kami yang miskin tidak dapat, bagaimana ini pak Wali, tanya warga sambil bersorak.

“Sejak Covid-19 ini menyerang banyak warga Rawang dilanda kemiskinan. Namun, Pemerintah Nagari dinilai tidak jeli mendata warganya, sebab yang tidak layak juga mendapat bantuan,” ujar salah seorang warga, Dewi Upik (56) kepada Prokabar.com dengan nada geram.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selaras dikatakan Emi (46), pemerintah nagari tidak jelas warganya yang benar-benar berhak menerima, sebab yang mampu juga mendapatkan bantuan. Ini ada apa? Tanyanya.

“Untuk memberikan bantuan ini, hendaknya pemerintah nagari memprioritaskan warganya yang miskin. Ini yang hidupnya mampu juga dapat bantuan,” ungkapnya dengan nada kesal.

Dikatakannya, tetangga yang miskin dikeliling rumahnya banyak yang tidak mendapat bantuan, padahal meraka sangat membutuhkan bantuan itu, karena mereka termasuk terdampak Covid-19.

Wali Nagari Rawang Gunuang Malelo, Aprizal berharap, kedepan masyarakat terlebih dahulu utamakan kesabaran dan tenang. Sebeb, bantuan ini tidak hanya satu tahap dan bantuan ini adalah dua tahap.

“Kepada masyarakat, kami meminta bersabar dan tenang terlebih dahulu, bantuan ini adalah dua tahap, “jelasnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Penyaluran BLT ini, ada dari APBN Pusat melalui Kemensos, APBD Provinsi Sumbar, APBD Pessel dan Dana Nagari, jelasnya.

“Jadi, bantuan yang diberikan hari ini adalah bantuan dari Provinsi, artinya masyarakat yang mendapat bantuan dari Provinsi tidak mendapatkan lagi bantuan anggaran lainnya,” ungkapnya di hadapan ratusan warga.

Aprizal menjelaskan, warga Rawang Gunuang Malelo yang mendapatkan bantuan dari Provinsi sebanyak 148 KK. Warga yang mendapatkan bantuan ini sesuai kriteria yang ditetapkan Provinsi. “Kami menyakini meraka yang sudah mendapatkan bantuan ini tidak akan mendapatkan lagi dari bantuan lainnya,” ulasnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum bisa memberikan bantuan tersebut, karena suasana dianggap tidak stabil, jika suasana stabil bantuan ini akan diberikan secepatnya, tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB