Pesisir Selatan, Prokabar – Kantor Nagari Rawang Gunuang Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, diserbu oleh ratusan warganya sendiri, Kamis (7/5) pagi.
Karena, meraka menilai anggaran Bantuan Lansung Tunai (BLT) bersumber dari APBD Provinsi Sumbar, dianggap tidak merata dan tidak tepat sasaran.
Pantauan Prokabar.com di lapangan, ratusan kaum ibu tersebut sontak heboh dengan suara sorak sorai, mereka mempertanyakan soal BLT dari Provinsi Sumbar, tidak merata dan dianggap tidak tepat sasaran.
Selanjutnya, aksi itu kian memanas dan kacau, ratusan warga berdesakan memasuki Kantor Nagari dan memecahkan empat jendela kaca dengan kondisi berderai jatuh ke lantai. Selain kaca dirusak, beberapa unit bangkupun ikut patah terpelanting, mujur tidak ada yang luka.
Kondisi itu terus berkecamuk, ratusan warga, menuntut kepada Pemerintah Nagari, untuk mengulang kembali mendata seluruh warga yang benar-benar berhak menerima bantuan yang terdampak serangan Covid-19 yang tak kunjung reda menghantam ‘Negeri Berjuluk Sejuta Pesona’ ini.
Ratusan wargapun sempat menunjuk-nunjuk perangkat nagari dan sambil berkata perangkat nagari tidak jujur dalam mendata warganya, warga yang tidak layak menerima bantuan juga dapat, kami yang miskin tidak dapat, bagaimana ini pak Wali, tanya warga sambil bersorak.
“Sejak Covid-19 ini menyerang banyak warga Rawang dilanda kemiskinan. Namun, Pemerintah Nagari dinilai tidak jeli mendata warganya, sebab yang tidak layak juga mendapat bantuan,” ujar salah seorang warga, Dewi Upik (56) kepada Prokabar.com dengan nada geram.
Selaras dikatakan Emi (46), pemerintah nagari tidak jelas warganya yang benar-benar berhak menerima, sebab yang mampu juga mendapatkan bantuan. Ini ada apa? Tanyanya.
“Untuk memberikan bantuan ini, hendaknya pemerintah nagari memprioritaskan warganya yang miskin. Ini yang hidupnya mampu juga dapat bantuan,” ungkapnya dengan nada kesal.
Dikatakannya, tetangga yang miskin dikeliling rumahnya banyak yang tidak mendapat bantuan, padahal meraka sangat membutuhkan bantuan itu, karena mereka termasuk terdampak Covid-19.
Wali Nagari Rawang Gunuang Malelo, Aprizal berharap, kedepan masyarakat terlebih dahulu utamakan kesabaran dan tenang. Sebeb, bantuan ini tidak hanya satu tahap dan bantuan ini adalah dua tahap.
“Kepada masyarakat, kami meminta bersabar dan tenang terlebih dahulu, bantuan ini adalah dua tahap, “jelasnya.
Penyaluran BLT ini, ada dari APBN Pusat melalui Kemensos, APBD Provinsi Sumbar, APBD Pessel dan Dana Nagari, jelasnya.
“Jadi, bantuan yang diberikan hari ini adalah bantuan dari Provinsi, artinya masyarakat yang mendapat bantuan dari Provinsi tidak mendapatkan lagi bantuan anggaran lainnya,” ungkapnya di hadapan ratusan warga.
Aprizal menjelaskan, warga Rawang Gunuang Malelo yang mendapatkan bantuan dari Provinsi sebanyak 148 KK. Warga yang mendapatkan bantuan ini sesuai kriteria yang ditetapkan Provinsi. “Kami menyakini meraka yang sudah mendapatkan bantuan ini tidak akan mendapatkan lagi dari bantuan lainnya,” ulasnya.
Ia menambahkan, pihaknya belum bisa memberikan bantuan tersebut, karena suasana dianggap tidak stabil, jika suasana stabil bantuan ini akan diberikan secepatnya, tutupnya.(min)

















