Melawan Lupa!… Hari Ini, 10 Tahun Komisi Informasi Sumbar 4 September (2014-2024)

Penulis -

Rabu, 4 September 2024 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELAWAN Lupa, hari ini 10 tahun yang lalu, Komisi Informasi Sumatera Barat (KI Sumbar) dilantik Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Auditorium Gubernur Sumbar.

Lima Komisioner terpilih lewat seleksi ketat hingga  fit and proper test oleh Komisi III DPRD Sumbar, Syamsu Rizal, Arfitriati, Sondri, Yurnaldi dan Adrian Tuswandi, sah menjadi komisioner pengawal keterbukaan informasi publik di Sumbar.

Tulisan ini dibuat penulis, sebagai bentuk melawan lupa atas keberadaan KI Sumbar tersebut.

Komisi Informasi Sumbar tidak serta merta dibentuk, tidak karena like and dislike penguasa dan Anggota DPRD waktu itu.

KI Sumbar menjadi Komisi Informasi Ke-26 yang dibentuk di seluruh Indonesia, KI Sumbar periode pertama itu setelah dilantik harus berlari kencang untuk mensejajarkan dengan Komisi Informasi Provinsi lain yang lebih dulu terbentuk di Indonesia.

Komisi Informasi dibentuk atas perintah UU 14 tahun 2008, bertugas menerima, memeriksa dan memutuskan sengketa informasi publik.

Ada banyak jasa atas pembentukan lembaga ini, berawal dari desakan masyarakat sipil yang telah resah atas ketidak adaan Komisi Informasi Sumbar, Koalisi Masyarakat Sipil Sumbar itu mendatangi DPRD Sumbar mendesak dibentuknya lembaga KI.

Gayung bersambut, DPRD Sumbar lewat Komisi III waktu itu (2014) bekerja cepat, menyurati Gubernur dan Gubernur pun menetapkan Pansel Komisioner KI Sumbar periode 2014-2018.

Komisi III DPRD Sumbar waktu itu diketuai HM Nurnas dan Sekretaris Komisi III Zulkifli Djailani membantu kerja panitia seleksi tersebut, sampai Pansel menuntaskan tugasnya menetapkan 15 nama Calon Komisioner dan menyerahkan ke Gubernur Sumbar, Gubernur pun menyurati Ketua DPRD Yultekhnil untuk melanjutkan proses Fit and Proper Test sesuai ketentuan UU 14 Tahun 2008.

Ketua DPRD Sumbar pun mendelegasikan Komisi III DPRD Sumbar untuk melaksanakan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan).

“Komisi Informasi itu lembaga wajib dibentuk di tingkat provinsi sesuai ketentuan UU 14 Tahun 2008,” ujar HM Nurnas Selasa 3 September mengenang hebohnya seleksi KI Sumbar periode pertama tersebut.

Komisi III membuat skema uji kepatutan dan kelayakan yang terukur dengan indikator jelas, tidak ada celah untuk meloloskan calon komisioner titipan.

“Dasar kita tetap merujuk hasil seleksi oleh Panitia Seleksi dan uji psikotest dilakukan oleh lembaga kredibilitas nya tak diragukan,” ungkap Nurnas lagi kepada penulis.

Semua anggota DPRD Komisi III waktu itu bekerja fokus dan cerdas, wakil rakyat yang membidangi lahirnya KI Sumbar dan dilantik Gubernur Sumbar pada 4 September 2024 yaitu:

1. HM. Nurnas, Ketua
2. HM. Tauhid, Waka
3. Zulkifli Djailani, Sek (alm)
4. Buzarman
5. Nofrizon
4. Yulman Hadi
5. Saidal Masfiyuddin
6. Sultani
7. Bachtul
8. Ismarni
9. Djonimar Boer (alm)
10.Agus Susanto

Setelah melewati fit and proper test, akhirnya  Komisioner KI Sumbar periode pertama itu diputuskan  melalui  voting, dan ditentukalah  lima komisioner terpilih beserta lima komisioner calon pengganti. Lalu nama-nama itu diserahkan ke Ketua DPRD Sumbar, untuk di SK dan dilantik oleh Gubernur Sumbar.

Periode pertama berhasil meletakan dasar kerja KI Sumbar meski di tahun pertama serba keterbatasan

“Mereka solid dalam menjalankan program kerja nya,”ungkap HM Nurnas.

Kini KI Sumbar sudah berusia 10 tahun, sudah periode ketiga yang tengah menjalankan amanah untuk mengawal keterbukaan informasi publik.

Periode ketiga ini yang beranggotakan Riswandi, Mona Sisca, Tanti Endang Lestari, Musfi Yendra dan Idham Fadli,  tentu kami bertekad menjadikan KI Sumbar sebagai lembaga terbaik, tanpa meninggalkan jasa kerja dari dua periode komisioner sebelumnya, terutama mengawal Sumbar sebagai provinsi informatif.

Salam keterbukaan, Dirgahayu KI Provinsi Sumbar. (**)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Agama yang Membebaskan atau Masyarakat yang Menindas?
Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Menguat di Awal 2026
PTS Terjepit, LLDIKTI Jangan Diam: Saat Jalur Mandiri Membesar, Keadilan Pendidikan Dipertanyakan
Potret Kegagalan Pendidikan dalam Melahirkan Manusia Beradab
3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa
Tahun 2026: Proyeksi Perbaikan Ruh(iyah) Ke-Minangkabuan Kita
Uang Harus Berputar di Daerah: Lima Prioritas Pemulihan Bencana Sumatera Barat
Sungai Sudah Bicara, Pemerintah Masih Membisu
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:42 WIB

Agama yang Membebaskan atau Masyarakat yang Menindas?

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:23 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Menguat di Awal 2026

Kamis, 30 April 2026 - 10:53 WIB

PTS Terjepit, LLDIKTI Jangan Diam: Saat Jalur Mandiri Membesar, Keadilan Pendidikan Dipertanyakan

Selasa, 14 April 2026 - 21:35 WIB

Potret Kegagalan Pendidikan dalam Melahirkan Manusia Beradab

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:07 WIB

3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa

Berita Terbaru