Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Melalui Pendidikan, APSI Sumbar Bakal Cetak Pengacara Berkualitas

Dibaca : 326

Padang, Prokabar — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Sumbar, melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Profesi Advokat (PPPA) angkatan ke III, pada Sabtu 7-28 Desember 2019 di Kampus PascaSerajana Universitas Muhamaddiya Sumatra Barat (UMSB) Padang.

PPPA ini digelar oleh APSI Sumbar bekerja sama dengan kampus UMSB Jurusan Hukum Keluarga dengan tema “Mewujudkan calon advokat yang berkualitas dan berintegritas.”

Ketua Dewan Pimpinan Cabang APSI Padang, sekaligus ketua Panitia, Elga Maidison menyampaikan, pihaknya berkomitmen menyukseskan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Profesi Advokat angkatan ke III ini.

Tujuannya adalah untuk mencetak kaderisasi advokat dan melahirkan calon-calon advokat yg berkualitas sehingga nantinya advokat APSI yang telah dilantik mampu bersaing di dunia peradilan se indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta calon advokat. Pendidikan ini memberikan pembekalan dan pemahaman tentang keorganisasian APSI dan kode etik advokat, agar semua calon advokat memahami keorganisasian advokat serta mematuhi kode etik advokat.

“Kami sangat bangga kepada seluruh peserta yang telah mengikuti. Dan kami akan berusaha sebaik munkin dengan DPW APSI Sumbar untuk melahirkan serta menjadikan advokat yg berkualitas, “ujarnya pada Prokabar.com.

Menurutnya, kehadiran pengacara APSI itu sendiri tentu sangat membantu masyarakat untuk mencari keadilian di pengadilan agama, pengadilan umum dan PTUN.

Karena, ungkap Elga, peserta APSI mayoritas alumni hukum syariah dan alumni hukum umum, sehingga keduanya dapat bersatu padu dan bersinergi untuk saling mengisi antar sesama anggota APSI demi menguatkan keilmuan dibidang hukum.

Lanjut Alumni UIN-IB Padang ini mengatakan, adapun materi yang akan diberikan selain hukum acara umum juga akan diberi materi hukum agama yaitu terkait hukum acara di peradilan agama.

Seperti penyelesaian ekonomi syariah, waris dan perkawinan. Pendidikan ini banyak kepada pembahasan cara teknik penyeselaian kasus dan termasuk praktek cara membuat gugatan peran seorang advokat dalam mencari keadilan.

“Di Sumbar, kami lihat, sekarang sudah mulai mengarah ke berbasis syariah seperti bank nagari sudah menjadi bank syariah. Dan kedepan lawyer APSI mampu memahami tentang beracara ekonomi syariah, “harapnya.

Usai pendidikan, kata Elga, peserta diwajibkan pula mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA). Setelah lulus maka mengikuti magang selama dua tahun berturut-turut, karena magang adalah syarat untuk dilantik dan diambil sumpah di Pengadilan Tinggi, tutupnya. (min)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top