Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

MDM dan LPPM Unand Selenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Pengabdian Masyarakat Berbasis Media Massa

Dibaca : 269

Padang, Prokabar — Majelis Dosen Muda (MDM) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas mengadakan Pelatihan Penulisan Artikel Pengabdian Masyarakat Berbasis Media Massa pada Kamis (13/2), di Ruang Pertemuan Lantai 5 Perpustakaan Unand, Kampus Limau Manis, Kota Padang.

Ketua Panitia Pelatihan yang juga merupakan Aktivis MDM, Virtuous Setyaka menjelaskan, para peserta pelatihan ini adalah Dosen-Dosen Muda Unand yang terlebih dahulu mendaftarkan nama mereka dengan mengisi formulir.

“Sampai ditutup waktu pengisian formulir, telah terdaftar 72 orang dari berbagai fakultas seperti Kedokteran, Farmasi, Ekonomi, Kedokteran Gigi, Ilmu Budaya, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Kesehatan Masyarakat, Teknologi Informasi, Pertanian, Teknologi Pertanian, Keperawatan, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP), dan Peternakan, Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik” ungkapnya melalui siaran pers, Rabu (12/1).

Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai narasumber dalam pelatihan ini adalah Uyung Gatot S. Dinata yang merupakan Ketua LPPM Unand, Bahren dari MDM Unand, Rommi Delfiano dari Padang Ekspres, dan Yose Hendra dari Media Indonesia.

“Mereka akan menyampaikan beberapa materi berkaitan dengan paradigma baru pengadian masyarakat berbasis media massa, berbagi pengalaman terbaik menulis artikel di media massa, membangun budaya dan mempertahankan eksistensi menulis di media massa, serta teknik-teknik penulisan artikel untuk media massa.”

Dirinya menambahkan, pelatihan  ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas para Dosen Muda Unand dalam pengabdian masyarakat dan penulisan artikel di media massa. Setelah pelatihan, ada rencana tindak lanjut (RTL) yang diselenggarakan, mulai dari penerbitan buku sampai pembentukan kelompok kerja pengabdian masyarakat (pokja pengmas) lintas disiplin ilmu.

“Selama ini penelitian dan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh para Dosen Unand seringkali tidak berkelanjutan dan terkesan hanya memenuhi tugas pokok fungsi (tupoksi) sebagai Dosen dan kewajiban dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi (TDPT). Begitupun penulisan artikel di media massa yang dilakukan para Dosen Unand, tidak bercangkang pengabdian masyarakat. Berkemungkinan ada paradigma yang tidak tepat atau bahkan salah mengapa hal-hal tersebut terjadi. Oleh sebab itulah mengapa pelatihan ini menjadi perlu dan penting untuk dilaksanakan.” tutupnya. (rel)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top