Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Masyarakat Resah, Kantor Walinagari Sundatar Dicoret OTK

Dibaca : 321

Pasaman, Prokabar — Kantor Walinagari Sundata, Kecamatan Lubuk Sikaping dicoret Orang Tak Kenal (OTK). Tidak saja dicoret, kantor itu juga digembok di bagian pintu depannya. Kuat dugaan, kasus coret dinding ini merupakan rentetan dari dugaan kasus dua perangkat nagari yang melakukan mesum di kantor tersebut.

Aksi coret dengan menggunakan cat warna merah dan arang itu di antaranya bertuliskan bukan tempat mesum. Proses. Serta ada juga tulisan, anjay bukan tempat mesum. Ini sudah dua kali terjadi.

“Pagi tadi saya dapat informasi dari perangkat nagari bahwa dinding depan kantor walinagari kembali dicoret oleh orang tidak dikenal. Mendapat informasi tersebut, saya langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kesbangpol, Polsek Lubuksikaping, KAN, dan Bamus Nagari Sundatar,” kata Walinagari Sundata, Rio Endria Piliang baru-baru ini.

Rio mengaku, sebelumnya kata Rio, pada tanggal 7 September lalu, dinding kantor walinagari Sundata juga sempat dicoret dengan cat merah.

Bahkan, beberapa hari sebelum pencoretan dinding kantor walinagari itu, pihak nagari juga sempat menerima surat kaleng yang tidak diketahui siapa identitas pengirimnya.

“Dalam isi surat kaleng itu, meminta walinagari agar memberhentikan dua perangkat nagari yang diduga mesum,” katanya.

Kata Rio, terkait surat kaleng yang dikirim masyarakat ke kantor walinagari beberapa waktu yang lal itu, dugaan adanya perangkat nagarinya yang diduga mesum itu, pihaknya juga sudah mengklarifikasi kebenarannya kepada kedua perangkat nagari kita itu.

“Bahkan sebagai peringatan, kita selaku walinagari juga sudah mengeluarkan surat  peringatan pertama (SP1) terhadap dua perangkat nagari kita itu,” terangnya.

Pada kasus pencoretan dinding kantor walinagari yang kedua kalinya ini, pihak nagari sudah laporkan ke pihak kecamatan, Kesbangpol Pasaman, Polsek Lubuk Sikaping, KAN, dan Bamus.

Rion meminta pada masyarakat, jika benar adanya perangkat di nagari yang melakukan dugaan tidak terpuji, maka tolong laporkan dengan bukti-bukti yang lengkap dan sumber yang jelas.

“Jika ada permasalahan tolong laporkan kepada kami dengan didukung bukti-bukti yang jelas. Dan jangan sampai,  karena ketidakpuasan dari masyarakat, dinding kantor wakinagari yang menjadi pelampiasannya,” tukasnya. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top