Masyarakat Pasaman Keluhkan Ekonomi Yang Mulai Lesu

Penulis -

Jumat, 24 Agustus 2018 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Putaran ekonomi di Pasaman agaknya mulai lesu. Tampak nyata saat nilai tukar di beberapa pasar tradisional mengelami penurunan, sebab sepi pengunjung.

Tidak terelakan, hal ini disebabkan minimnya proyek pembangunan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Pasaman. Sehingga, beberapa masyarakat Pasaman yang berprofesi sebagai buruh tukang hingga buruh kasar lainnya banyak yang menganggur.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Perhatikan saja, di Pasaman ini lebih banyak masyarakat yang berprofesi sebagai buruh. Tukang bangunan, tukang pasir hingga penambang batu. Kalau tak ada proyek pemerintah, ya begini jadinya. Pasar lengang, nilai tukar masyarakatpun menurun,” kata Rudi (42) salah seorang pedagang sembako di Pasar Lama Lubuk Sikaping, Jumat (24/8).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kondisi ini diperparah saat berkebun yang menjadi pilihan lain masyarakat untuk mengasapi dapur juga tak cukup lagi menjanjikan.

“Musim tengah hujan di Pasaman. Hasil ladang banyak yang tidak sesuai harapan. Coklat, pinang apalagi karet. Jangaj ditanya, hasilnya pas-pasan menyambung kebutuhan hari ke hari,” lanjut, Ismail (37) salah seorang masyarakat Lubuk Sikaping.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Masyarakat berharap Pemkab Pasaman bergerak cepat atasi kondisi ekonomi masyarakat seperti ini. Apakah itu mempercepat atau memperbanyak proyek pemerintah ataupun menggelar bazar murah. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB