Masyarakat Korban Banjir Bandang Terima Bantuan Kemensos

Penulis -

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Ahli waris korban meninggal dunia dan rumah rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor pada tanggal 11 Mei yang lalu di kabupaten Tanah Datar, menerima santunan dan bantuan dari Presiden Joko Widodo.

Bantuan untuk ahli waris diberikan melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) masing-masing sebesar Rp15 juta. Kemudian masing-masing untuk bantuan rumah rusak berat sebesar Rp60 juta, rusak sedang Rp30 juta dan rusak ringan Rp15 juta melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bantuan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang turut disaksikan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Forkopimda Tanah Datar, Ketua TP PKK, dan undangan lainnya, Selasa (21/5/2024) di lapangan bola kaki lima kaum Kecamatan Lima Kaum.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Mensos Tri Rismaharini dalam kesempatan tersebut turut berdiskusi dan mendengar keluhan pengungsi.

” Masyarakat kan ada mengeluh dan kita terus bergerak. Seperti pengungsian di cianjur, simeru kita ajarkan masyarakat, nanti selesai bencana mereka bisa berusaha,” kata Risma

Mensos juga menyebut, agar masyarakat di jalur sungai untuk bisa segera direlokasi.

“Melihat peta dari Vulkanologi nampak jalur lahar dingin, agar nantinya ketika terjadi lahar dingin akibat hujan di hulu tidak menimbulkan korban, maka masyarakat yang berada di jalur itu harus di relokasi ke tempat yang lebih aman,” sampainya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kedepan lanjut Mensos, perlu adanya posko yang masif sebagai pusat informasi dan tempat darurat jika sewaktu waktu terjadi bencana.

” Di Jepang selalu ada tempat seperti itu, jadi aman. Nanti kita akan sampaikan,” tambahnya.

Sementara, Menko PMK Muhadjir Effendy pada kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf dari Presiden RI yang tidak jadi berkunjung ke Tanah Datar.

“Beliau rencananya akan datang mengunjungi Bapak ibuk semua, namun karena sesuatu hal tidak jadi. Kami tahu semua kecewa, namun semoga kehadiran kami mengurangi rasa kecewa bapak dan ibu, karena kami juga membawa bantuan dari Presiden,” katanya.

Disampaikan Menko PMK, rumah-rumah di bantaran sungai untuk direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Diminta kepada masyarakat di pinggir sungai yang menjadi jalur lahar dingin untuk mau direlokasi, sehingga kejadian musibah yang merenggut jiwa tidak terjadi. Untuk pembangunan rumah semuanya di biayai pemerintah,” tukasnya.

Sementara itu Bupati Eka Putra menyampaikan masyarakat di bantaran sungai banyak yang trauma dan bersedia untuk di relokasi.

“Pemerintah Daerah sudah menyiapkan lahan untuk relokasi, dan terus berkoordinasi dengan Wali Nagari sekiranya masyarakat juga memiliki lahan yang aman untuk relokasi,” sampainya.

Rombongan Menteri juga mengunjungi lokasi bencana di Simpang Manunggal dan Parambahan. Kemudian juga menyerahkan paket bantuan dari Presiden, bantuan tas dan peralatan sekolah dan juga beberapa bantuan lainnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB