Pasbar, Prokabar – Jika selama ini sulit mendapatkan pasokan BBM karena ketiadaan SPBU, kini hal tersebut tidak lagi dirasakan oleh masyarakat Air Bangis, Pasaman Barat. Saat ini, didaerah tersebut telah berdiri sebuah stasiun pengisian bahan bakat (SPBU) tepatnya di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas. SPBU ini juga merupakan milik putra pasaman, Ali Munar dengan investasi berkisar Rp8 miliar lebih.
Dengan hadirnya SPBU di Air Bangis, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno berharap wali nagari dan masyarakat Pasbar dapat membuka diri terhadap investasi yang ditawarkan oleh para investor.
Menurut Irwan, banyak investor yang gagal berinvestasi karena tokoh masyarakat dan masyarakat setempat tidak mendukung.
“Terima kasih telah berinvestasi yang nilainya mencapai Rp8-9 milyar. Hal ini tentunya sangat membantu masyarakat. Semoga SPBU ini dapat berjalan lancar dan usaha yang menguntungkan,” tutur Irwan.
Irwan menyampaikan bahwa hadirnya SPBU memiliki arti yang sangat penting dalam menjawab kerisauan masyarakat. SPBU dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh BBM dan dapat membuka lapangan kerja dalam rangka mengurangi angka pengangguran.
Irwan meminta pihak SPBU untuk dapat memanajemen distribusi minyak dengan baik agar tidak terjadi antrean panjang.
Wakil Bupati Pasbar, H. Yulianto yang turut hadir dalam acara peresmian tersebut mengatakan bahwa pihak Pemerintah Daerah sangat mendukung keberadaan SPBU. Sebab, keberadaan SPBU dipastikan sangat membantu dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh BBM.
“Terima kasih kita ucapkan kepada Bapak H. Ali Munar berserta keluarga dan ucapan selamat kepada masyarakat Air Bangis dan sekitarnya. Semoga keberadaan SPBU juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Yulianto.
Sementara Direktur PT. Mulia Rizkina Sejahtera, Ali Munar menyampaikan bahwa SPBU tersebut akan dijadikan SPBU percontohan dengan pelaksanaan shalat lima waktu berjamaah setiap harinya di SPBU setempat.
“Ini akan saya jadikan sebagai SPBU percontohan. Tidak dibenarkan ada operasi ketika masuk waktu shalat,” katanya.
Ali Munar juga menghimbau kepada Muspika Kecamatan Sungai Beremas untuk mengawasi karyawan SPBU tersebut, jika ada yang menyalahi aturan, dirinya siap menerima setiap laporan dan siap mengevaluasi para karyawannya.(eym)
















