Agam, Prokabar — Secara serentak, seluruh masjid dan musala se Kecamatan Tanjung Raya melakukan pembersihan oleh pengurus beserta masyarakat. Suasana itu membuat semarak semangat gotong royong masyarakat.
“Ya, hari senin ini, suasana agak berbeda dari biasannya. Sesuai arahan dan edaran Bapak Bupati Agam, Indra Catri, kita diminta untuk melakukan pembersihan di seluruh sarana pelayanan publik serta rumah ibadah yang ada di wilayah kerja kita,” ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, kemarin (23/3).
Selain seluruh perkantoran dan tempat keramaian, rumah ibadah seperti masjid dan mushalla menjadi sasaran utama dari intruksi tersebut. Aksi bersih itu, selain menyambut Ramadan, sekaligus pencegahan Covid 19 atau Corona Virus Disentre 209.
“Masjid adalah sarana ibadah umat muslim. Hampir setiap lima waktu, masyarakat melaksanakan salat berjemaah. Belum lagi masyarakat luar, pengunjung atau wisatawan dari luar negeri yang kebetulan singgah. Nah, kondisi ini yang perlu sekali kita antisipasi,” terangnya.
Ratusan masjid di sembilan kenagarian, hampir merata mengikuti surat edaran Bupati Agam yang ditindalanjuti Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, Walinagari hingga Kepala Jorong. “Alhamdulillah, seluruh lapisan masyarakat termasuk pengurus masjid atau mushalla ikut andil dalam pencegahan bahaya virus mendunia ini,” tuturnya.
Camat Tanjung Raya, Handria Asmi Bersam Polsek Tanjung Raya, Iptu Yudi Fartanto didampingi Waka Polsek, Iptu Akharuddin dan jajaran berkesempatan berkunjung ke sejumlah masjid dan pelayan kesehatan. Seperti di Masjid Raya Bayur, Masjid Raya Gasang, Masjid Inyiak De Er, Masjid Raya Kubu, Masjid Ummi Qura dan Masjid Raya Maninjau.
Handria menambahkan, banyak hikmah yang dapat kita petik dalam isu atau bencana yang merebak saat ini. Selain memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong, kita juga dituntut untuk memiliki sikap kewaspadaan dan kehati-hatian yang tinggi. Bahkan memperkuat keyakinan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam semangat gotong royong tersebut, mesjid dan musala pun bersih. Termasuk sejumlah desrinasi wisata seperti Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka dan Kutub Chanah beserta Makam Syekh Abdul Karim Amrullah.
“Kita mesti tabayum dalam menyikapi ini. Harus sangat hati-hati menyaring informasi yang merebak di berbagai media sosial. Karena sangat banyak berita hoax yang disebarkan orang tidak bertanggungjawab,” imbuh Camat.
Sementara itu, Erlan, Pengurus Masjid Raya Gasang mengatakan aktifitas gotong royong di masjid merupakan agenda rutin dilakukan pengurus dan masyarakat. Termasuk memasuki bulan suci Ramadan tahun ini.
“Melalui arahan pimpinan daerah, menambah semangat kita untuk melakukan aksi bersih-bersih. Dan kita sangat menyambut baik arahan tersebut,” pungkasnya. (rud)
















