Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Masih Ada Perkampungan Terisolir di Pasaman, Ini Upaya Pemprov Sumbar

Dibaca : 378

Pasaman, Prokabar — Penuh perjuangan hingga harus bertaruh nyawa masyarakat saat melintasi jalan Tapus-Muaro Seilolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan ternyata ditanggapi anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Anggota Komisi V Fraksi Partai Demokrat, Sabar AS menjelaskan, anggaran Rp10 miliar telah dikucurkan sepanjang tahun 2018.  “Hal itu untuk pengaspalan sekitar dua kilometer dan tambahannya rehap pada lokasi yang mendesak atau parah.

“Pembangunan itu mulai dari arah Tapus atau Simpang Tapus lama. Sebagai wakil rakyat, saya meminta warga bersabar. Pihak provinsi terus menganggarkan pembangunan ruas jalan Tapus menuju Muaro Sunagui Lolo ini,” kata Sabar, Minggu (9/12).

Diakui Sabar, jalan itu menjadi tanggungjawabnya provinsi lantaran bakal menghubungkan antar kabupaten, yakni Pasaman-Lima Puluh Kota.

“Butuh anggaran yang sangat besar. Makanya pengerjaan pengaspalan dilakukan secara bertahap,” kata Sabar.

Untuk anggaran tahun 2019, pengaspalan akan diarahkan pengerjaannya dari Simpang Tigo Koto Panjang menuju Bangkok Silayang.

“Ruas jalan tersebut sangat prioritas untuk membuka akses masyarakat Mapattunggul Selatan dari ketertinggalan atau terisolir.

Itu sudah menjadi program yang kita ajukan ke Pemprov Sumbar. Akses jalan itu nantinya untuk pengembangan wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Juga menguntungkan bagi masyarakat Panti-Rao. Karena lalu lintas Pasaman menuju Lima Puluh Kota dapat mengurangi waktu tempuh dibandingkan lewat jalur Pasaman-Bukittinggi,” tutup Sabar. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top