Trending | News | Daerah | Covid-19

Kesehatan

Masifnya Penyebaran Covid 19 Sasar 6 Kecamatan di Tanah Datar

Dibaca : 950

Tanah Datar, Prokabar — Penyebaran Covid 19 di Tanah Datar meningkat cukup signifikan sejak beberapa hari terakhir. Awal mula penyebaran Covid 19 ditemukan dilingkungan tenaga kesehatan, tepatnya di UPT Puskesmas Lima Kaum 1 dan menyebar ke orang yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Tanah Datar yang diterima prokabar.com, dari 24 orang yang ditemukan terkonfirmasi sejak senin 10 Agustus 2020 hingga kamis 13 Agustus 2020, 14 orang tenaga kesehatan dinyatakan terpapar Covid 19. Selebihnya, merupakan masyarakat umum.

Satu puskesmas, UPT Lima Kaum 1 saat ini operasionalnya dihentikan guna menghindari penyebaran lebih lanjut. Sedangkan, untuk layanan kesehatan masyarakat kini dialihkan kebeberapa puskesmas lain seperti, puskesmas Lima Kaum 2, Ramabatan 1, Gurun dan Sungai Tarab.

Selain cluster UPT Puskesmas Lima Kaum, beberapa kasus Covid 19 juga berasal dari daerah lain. Meski demikian, riwayat penyebarannya masih didalami oleh pihak terkait.

Sementara, dari 14 kecamatan di Tanah Datar dan 24 kasus baru yang ditemukan, penyebaran Covid 19 tersebar di 6 Kecamatan, Lima Kaum sebanyak 15 kasus, Rambatan 2 kasus, Pariangan 3 kasus, Tanjung Emas 1 kasus, Batipuh sebanyak 2 kasus, dan Batipuh Selatan 1 kasus.

Masifnya penyebaran Covid 19 saat ini, pihak RSUD Hanafiah Batusangkar saat ini telah menutup sementara pelayanan IGD mereka. Terlebih, satu orang nakes dilingkungan RSUD diktehui terpapar Covid 19 dan diduga tertular dari cluster UPT Puskesmas Lima Kaum 1.

Dari total kasus Covid 19 di Luhak Nan Tuo, sampai saat ini terkonfirmasi sebanyak 38 orang. 1 orang dirawat di RSAM, 1 orang di RSUP M. Djamil, 2 orang di RSUD Padang Panjang, 1 orang di BKPSDM Padang, 18 orang isolasi mandiri, 13 sembuh dan 2 orang meninggal dunia. Bahkan, saat ini pihak terkait juga mendata terdapat suspect Covid 19 sebanyak 5 orang.

Memutus mata rantai penyebaran, berbagai upaya dilakukan pihak terkait, salah satunya melakukan tracing terhadap orang kontak erat dan mengambil sampel swab untuk diteliti lebih lanjut. Berdasarkan jejak perjalanan kasus terkonfirmasi di Tanah Datar, lebih dari 300 orang telah diambil sampel hidung dan tenggorokanya.

Saat ini, partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Selain melapor ke pihak terkait jika pernah kontak dengan orang terkonfirmasi positif Covid 19, masyarakat diminta menerapkam protokol kesehatan dalam beraktifitas. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top