Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Masa Tanggap Darurat di Pasaman Barat, Ini Prioritas Pemerintah

Dibaca : 474

Pasaman Barat, Prokabar – Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat mulai salurkan bantuan makanan dan kebutuhan lainnya bagi korban banjir di empat titik terparah, Jumat (12/10) sore.

“Ya, bantuan sudah kita salurkan sore tadi di empat titik banjir terparah, yakni di Sasak, Padang Belimbing, Tanjung Pangkal dan Aia Gadang Batang Saman,” sebut Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat, Marwazi di Simpang Empat, Jumat (12/10) malam.

Kata Marwazi, bantuan yang disalurkan itu berupa tiga ton beras, 100 tenda, selimut, tikar, ikan kaleng dan kebutuhan lainnya agar bisa membantu masyarakat korban banjir.

Sedangkan untuk daerah bagian utara Pasaman Barat, bantuan akan disalurkan Sabtu (13/10) pagi. Karena akses transportasi di Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman masih terputus akibat luapan air sungai batang pasaman,” katanya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar, Tri Wahluyo mengatakan, ini merupakan banjir terbesar selama 15 tahun ini. Karena melanda diseluruh wilayah pasaman barat,” kata dia di Simpang Empat, Jumat (12/10).

“Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, PMI, SAR, kepolisian dan TNI saat ini terus memberikan bantuan evakuasi terhadap korban banjir. Hingga kini pihaknya masih melakukan evakuasi terhadap warga korban banjir di 11 kecamatan hingga, Jumat (12/10) malam.

“Masyarakat sangat membutuhkan pertolongan evakuasi jiwa dan barang rumah tangga,” ungkapnya.

Dia mengaku, pihaknya kesulitan untuk melakukan evakuasi karena jumlah petugas yang terbatas. “Dengan tenaga terbatas maka evakuasi akan memakan waktu yang lama karena jumlah petugas yang ada dibagi setiap kecamatan.

“Untuk saat ini, pihaknya dibantu dengan melibatkan tenaga dari kecamatan yang ada dan dibantu masyarakat setempat,” ujarnya.

Menurutnya, data sementara lebih dari 1.000 rumah warga yang terendam banjir dan ada sebagian rumah yang hanyut. Namun, data yang ada belum valid karena petugas fokus menyelamatkan warga korban banjir. (Irf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top