Masa Pandemi Covid, Kabupaten Agam Tetap Surplus Beras

Penulis -

Jumat, 7 Agustus 2020 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Pandemi Covid-19 tidak signifikan mempengaruhi produksi beras petani di Kabupaten Agam. Pasalnya, dalam tiga bulan terakhir, Kabupaten Agam mengalami surplus beras hingga 15,01 ribu ton.

“Bulan Juli jumlah produksi beras Kabupaten Agam mencapai 20.302,75 ton, dengan surplus 14.505, 25 ton beras,” ungkap Bupati Agam, Dr. Indra Catri, Kamis (6/8).

Jumlah tersebut diprediksi terus meningkat hingga akhir tahun 2020. Diperkirakan untuk tiga bulan ke depan, produksi beras mencapai 21.784,66 ton, dengan surplus 16.462,42 ton.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Sementara kebutuhan untuk beras konsumsi sebesar 5.322,22 ton,” terangnya.

Perkiraan produksi meningkat hingga akhir tahun, dapat disimpulkan jumlah tanam petani di masa pandemi Covid-19 tetap mengalami peningkatan. “Indeks Produksi berada di 2,77. Artinya, dalam setahun petani bisa melakukan penanaman sebanyak dua kali, sehingga hasilnya sudah bisa diprediksi melalui jumlah luas tanam,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Di saat pandemi Covid-19 ini, jumlah luas tanam petani di Agam terus meningkat dari bulan ke bulan. Jumlah luas tanam tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir tahun.

“Per Maret luas tanam sekitar 6.126 hektare, April 6.105 hektare, dan Mei 6.381 hektare,” sebutnya.

Indra Catri mengungkapkan bahwa neraca pangan Kabupaten Agam cukup bagus, terkendali dan cukup tersedia. Dari neraca Juli, Kabupaten Agam masih memproduksi 20.302,75 ton beras.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Jika jumlah stok yang tersedia ditambah dengan produksi dan dikurangi dengan total kebutuhan sebesar 5.332,20 ton maka potensi surplusnya mencapai 14,98 ribu ton.

“Jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan konsumsi beras 491.280 jiwa penduduk Agam dan bahkan dapat diekspor ke sejumlah daerah,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB