Daerah

Masa Depan Padang di 2025 Jadi Bahasan Utama Padang Economic Conference 2019

Padang, Prokabar — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Penanaman Modal dan Catatan Sipil (DPMPTSP) Kota Padang akan menggelar pertemuan dan diskusi tentang masa depan ekonomi Kota Padang tahun 2025 melalui suatu event yang diberi nama Padang Economic Conference (PEC) 2019.

Event ini merupakan media penyampaian hasil riset tentang peluang bisnis di Kota Padang, pandangan para ekonom tentang Padang, kelebihan dan kelemahan Kota Padang, testimoni para pelaku usaha atau investor tentang Padang, serta merumuskan kebijakan sektor ekonomi Kota Padang jangka menengah.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Rudy Rinaldy saat desiminasi informasi di Media Center, Balai Kota Padang, Rabu (13/3) mengatakan Event dengan tema “The Future of Padang 2025” ini akan di buka secara resmi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Dr.Iskandar Simorangkir.

“Wali Kota Padang H. Mahyeldi akan membawakan keynote speech berjudul “Trend dan Peluang Investasi di Kota Padang. Sementara Prof. Elfindri akan membawakan keynote speech berjudul “Geliat Investasi Kota Padang: Tantangan Multi Sektor” ungkapnya.

Selain itu beberapa tokoh lain yang hadir sebagai narasumber di antaranya Dubes Selandia Baru untuk Indonesia H.E. Roy Ferguson, Ketua Pengarah Malindo Business Center (MBCC) Asia Prof. Dato’ Sri Alex Ong, Presiden Direktur Jababeka Infrastruktur Tjahajadi Rahardja, Para pejabat direktur di Kemenko Perekonomian RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Kominfo RI, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian PUPR, Badan Ekonomi Kreatif, Bank Indonesia, akademisi dari perguruan tinggi di Sumatera Barat, dan para pengusaha nasional dan lokal.

“Forum sehari ini akan mempertemukan kalangan birokrasi/ pembuat kebijakan, para pakar ekonomi/akademisi, perbankan, serta pemangku kepentingan lainnya, dengan tujuan yakni menciptakan ekonomi Kota Padang semakin kuat untuk jangka menengah, serta rekomendasi jangka panjang hingga tahun 2025.” sambungnya.

Sementara itu beberapa topik yang akan dibahas dalam PEC 2019 diantaranya pada panel pertama yakni Ekonomi Kreatif dan Akselerasi Menuju Ketangguhan Ekonomi Daerah. Panel kedua, Pengembangan Sektor Wisata, Perdagangan serta Industri, dan Kontribusinya untuk Kemandirian Ekonomi.

Selanjutnya, pada ketiga akan mengangkat topik Penerapan Smart City dan Teknologi Informasi menuju Padang The Livable City. Dan pada panel ke empat akan membahas, Digital Support dan Integrasi Data dalam mewujudkan Easy Invest & Easy License.

“Sementara itu juga ada Innovation Paper Contest (IPC) khusus dirancang untuk mahasiswa se-Sumatera Barat. Kompetisi ini diharapkan memberikan masukan, baik gagasan dan kritikan terkait pariwisata, kebencanaan, smart city, ekonomi kreatif dan transportasi Kota Padang untuk lebih baik, “ ujarnya. (hdp)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top