Ma’ruf Amin di Silaknas ICMI; Saatnya Indonesia Jadi Produsen Produk Halal

Penulis -

Jumat, 6 Desember 2019 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk Muslim terbesar di dunia, harus bisa menjadi produsen besar bagi produk-produk halal.

“Sekarang ini kita hanya memberikan sertifikasi, mengakui atau menyetempel, meng-endorse sertifikat halal dari luar negeri. Saatnya kita ingin menjadi produsen dan eksportir produk-produk halal dunia,” kata Wapres Ma’ruf saat membuka Silaturahim Kerja Nasional (Silaknas) dan Milad Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2019 di Universitas Negeri Padang, Sumbar, Jumat.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Selama ini, Indonesia hanya menjadi konsumen produk halal terbesar di dunia dengan membelanjakan sedikitnya 214 miliar dolar AS untuk produk halal dari luar negeri, ungkap Wapres Ma’ruf.

Penghasil produk halal terbesar di dunia saat ini justru dimiliki oleh negara-negara dengan penduduk Muslim yang minoritas, seperti Brazil dan Australia.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Sayangnya kita bukan merupakan produsen dari produk-produk halal tersebut. Produsen produk-produk halal terbesar di dunia adalah Brazil, aneh ini. Kemudian diikuti oleh Australia yang justru bukan negara dengan penduduk mayoritas muslim,” tuturnya.

Oleh karena itu, Wapres berharap dengan upaya penguatan dan percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dengan melibatkan masyarakat dapat mendorong Indonesia menjadi penghasil produk halal terbesar di dunia.

“Keterlibatan umat yang semakin besar dalam kegiatan ekonomi akan meningkatkan kesejahteraan. Penguatan ekonomi dan keuangan Syariah merupakan sarana keterlibatan umat dalam kegiatan ekonomi,” ujar Wapres.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Pemerintah saat ini mengutamakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah pada empat hal, yakni pengembangan dan perluasan industri produk halal, pengembangan dan perluasan industri keuangan syariah, pengembangan dan perluasan dana sosial syariah, serta pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB