Trending | News | Daerah | Covid-19

Opini

Mari Memaknai Ulang Hari Raya Idul Fitri

Dibaca : 316

Oleh : Sidi Boby Lukman Piliang
Pekerja Media

Apa yang kita pikirkan saat Ramadhan tinggal hitungan menit dan Idul Fitri menjelang. (Mungkin) bagi sebagian orang Ramadhan adalah penjara waktu yang amat menyiksa. Sebagian lagi menganggap Ramadhan bulan untuk menjalankan ritual menahan haus dan lapar di siang hari dan melahap berbagai makanan di malam harinya.

Namun bagi mereka yang memahami Ramadhan, mereka pasti akan bersedih dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar bisa dipertemukan lagi dengan bulan berkah ini tahun depan. Kita tentu tahu berada di barisan yang mana.

Seperti halnya Idul Fitri Ramadhan tahun ini juga harus dijalani dengan berbeda. Ramadhan dan Idul Fitri 2020 ini dijalani ditengah wabah virus corona yag sampai saat ini belum ada satupun vaksin yang mampu melawannya. Saya dan tentu saja kita semua, tentu berharap agar wabah ini segera berlalu dan kita akan menjalani hari hari seperti sediakala.

Kembali ke Idul Fitri, selama ini perayaan lebaran bagi kanak-kanak kita adalah tentang kegembiraan yang diukur dengan pakaian, sepatu dan segala atribut yang serba baru. Mereka karena pemahaman kita yang rendah menjadikan Idul Fitri sebagai karnaval tahunan (perayaan dengan pakaian yang baru). Tanpa kita sadari kita telah keliru memperkenalkan Idul Fitri kepada mereka. Di tengah pandemi seperti saat ini, kita tentu harus memperkenalkan mereka dengan Lebaran yang berbeda. Lebaran di tengah terjangan badai Corona.

Karena itu, kita harus memaknai ulang Idul Fitri sebagai moment untuk merenungkan perjalanan Ibadah kita selama 30 hari penuh yang akan berakhir esok hari. Kita tidak bisa mengklaim kita telah suci seperti layaknya bayi yang baru lahir, lalu kemudian boleh berpesta pora karena yakin tahun depan khan dipertemukan dengan Ramadhan lagi. Sungguh naif sekali.

Saya hanya berdoa, semoga tidak termasuk dalam bagian mereka mereka yang menganggap Idul Fitri sebagai ritual tahunan dan harus dimodifikasi. Saya hanya berharap apa yang saya lakukan selama 30 hari di bulan Ramadhan adalah ibadah yang berguna bagi saya dan modal nanti di akhirat. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri 1441 H. Minal Aidzin Walfaidzin. Mohon Maaf Lahir dan Bathin. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top