Musik

‘Mari Bergerak Kawan’ Cara ‘Bakar’ Semangat Ala The Prince of SKA Indonesia Denny Frust

Foto Beb - Denny saat tampil di acara ulangtahun Black Sheep, Kemang

Jakarta, Prokabar – Setelah dua tahun tak muncul dengan karya musiknya, Denny Frust kembali membawa kabar segar. Pria yang dijuluki Raja Ska Indonesia ini terakhir kali meluncurkan album ‘Jangan Lupa Bahagia’ tahun 2017 lalu.

Jeda waktu inilah yang membuat Denny merasakan kegelisahan karena dunia musik aliran ska dan reggae dirasa tak terdengar lagi.

“Sepanjang dua tahun itu, saya bukannya vakum dari industri musik. Justru tengah mempersiapkan album terbaru. Biasanya setiap tahun saya rilis karya-karya saya, tapi berhubung di tahun ini banyak kendala akhirnya baru sekarang di rilis,” ujar Denny saat ditemui Prokabar.com di Black Sheep, Kemang, Jakarta Selatan.

Album bertajuk ‘Mari Bergerak Kawan’ yang diciptakan Denny jadi album ketiga sepanjang solo karirnya. Sebelumnya Denny sempat berkolaborasi dengan sejumlah band dan mengeluarkan tiga album. Seperti, ‘Travelling’ (band Dancing Alaska, 1999), ‘Senandung Tuk Temani Harimu’ (band Nyiur Melambai, 2006), ‘Big Monkey’ (band Monkey Boots, 2010) dan ‘Interaksi’ (band Monkey Boots, 2015).

Foto Beb - Denny Frust rilis album ketiga 'Mari Bergerak Kawan'

Foto Beb – Denny Frust rilis album ketiga ‘Mari Bergerak Kawan’

“Ini adalah album ketiga. Sebelumnya ‘Tiada Beban’ (2016), dan Jangan Lupa Bahagia (2017). Bisa dibilang album ini sebagai eksistensi saya di aliran ska dan reggae di industri musik Tanah Air,” jelasnya.

Dihadapan awak media, Denny mengisahkan tentang apa yang menjadi alasan memilih judul album ‘Mari Bergerak Kawan’.

“Temanya lebih kepada bersyukur dan bergerak semangat untuk jalani hidup. Semacam seruan pada anak muda agar lebih optimis pada kemenangan. Banyak orang yang semangatnya sudah tidak ada lagi,” terangnya.

Selain berisikan seruan positif bagi penggemarnya, Denny juga seakan memotivasi dirinya sendiri untuk mempertahankan aliran musik yang dipilihnya.

“Sekaligus juga memotivasi buat diri sendiri. Reminder bagi kita harus selalu bersyukur dan memotivasi untuk bertahan hidup, bergerak dan mengasihi sesama,” ujar Denny menambahkan.

Album bernuansa reggae hasil cipta Denny berisikan sepuluh lagu, yaitu ‘Mari Bergerak Kawan!’, ‘Aku Adalah Aku’, ‘Simpan Rasa Sedihmu’, ‘Pertemuan’, ‘Dermaga Cintaku’, ‘Bebas Dari Dirimu’, ‘Sudah-Sudahlah Sayang’, ‘Katakan Saja’, ‘Nikmati’, dan ‘Kucinta Padamu’.

Dari sisi aransemen walau tetap kental dengan alunan Ska dan Reggea, album ini menurut Denny lebih nge-pop dari album sebelumnya dan lebih menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Selain lebih ringan dan lebih disukai di luar para komunitas musik reggae.

Bukan sekedar eksis dalam ‘melahirkan’ karya-karyanya yang bermuatan positif. Denny telah menorehkan pengalamannya menjadi bagian konser musik internasional. Diantaranya, sebagai penyanyi pembuka konser “Godfather of Dancehall,” Johnny Osbourne di Singapura pada 2017.

Foto Beb - Denny saat tampil di acara ulangtahun Black Sheep, Kemang

Foto Beb – Denny saat tampil di acara ulangtahun Black Sheep, Kemang

Selain giat tur konser di dalam negeri, Denny Frust juga kerap kali berkeliling ke berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Vietnam hingga Taiwan untuk menyebarluaskan musik dan pesan-pesan positifnya.

Kedepannya Denny akan tetap lebih semangat lagi dalam berkarya dan tetap menghasilkan lagu yang lebih keren dari sebelumnya. Harapannya semoga album ini bisa dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat tanah air dan dapat memotivasi orang banyak. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top