Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Manfaatkan Waktu Senggang, Peserta MTQN Kunjungi Pantai Padang

Dibaca : 58

Padang, Prokabar —Waktu kosong di tengah padatnya jadwal kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVIII di Padang, Sumatera Barat dimanfaatkan kafilah dari luar Sumbar untuk mengunjungi beberapa objek wisata andalan yang ada di kota itu, seperti Pantai Padang.

Dilansir dari MC Sumbar, suasana pantai, Rabu (18/11)  sore tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan bus pengangkut kontingen berjejer parkir di sepanjang jalan tepi pantai tersebut.

Menurut Wahyudi (42), salah seorang peserta asal Jawa Tengah, dirinya begitu terpukau dengan keindahan Pantai Padang. Dia yang baru pertama kali berkunjung ke Sumbar, sangat kagum dengan keelokan alam yang ditawarkan.

“Tak disangka, Pantai Padang bagus juga ya. Pantainya masih alami. Pandangan pun lepas seperti tak berpenghalang. Sunset yang terpampang di depan mata, betul-betul menyegarkan pikiran. Laksana bola api yang berpadu dengan lapisan jingga langit cerah. Sungguh pemandangan luar biasa,” sebut dia.

Lewat informasi dari panitia, tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Pantai Padang tidak mencicipi camilan khas Pantai Padang.

“Panitia membisikkan kalau berkunjung ke sini, jangan lupa mencoba langkitang dan kerupuk kuah. Awalnya emang sedikit pedas, tapi jadi ketagihan. Harga juga murah meriah dan terjangkau di kantong,” ujar dia seraya tersenyum.

Senada dengan itu, Wardi (43), pengunjung lain yang ditemui menyebutkan, kecantikan panorama serta objek wisata di Sumatera Barat memang banyak dikenal orang dan mulai mendunia.

“Sebelumnya, saya telah browsing terlebih dahulu daerah-daerah yang wajib dikunjungi. Sempat bingung, karena Sumbar begitu kaya akan destinasi wisata. Ada laut, danau, sungai, gunung hingga air terjun. Belum lagi budaya dan adat istiadatnya yang unik. Ditambah kuliner yang mengguncang selera,” kata peserta dari Kalimantan Timur ini.

Dia menambahkan, sebenarnya masih banyak potensi bagus terdapat di provinsi ini yang perlu polesan serta dikembangkan lagi.
“Ternyata begitu sampai, lebih banyak lagi diperoleh informasi mengenai tempat wisata yang belum terekspos luas di media sosial. MasyaAllah sungguh besar karunia Tuhan bagi ranah Minang,” tambah dia.

Wahyudi mengakui, momen kali ini tak akan cukup untuk mengeksplorasi Sumatera Barat secara keseluruhan. Dia berharap, di lain waktu dapat berkunjung kembali ke daerah yang kental dengan budaya Islam tersebut. “Rasanya tak cukup waktu untuk menjelajahi objek lain. InsyaAllah, jika diberi kesempatan, saya bakal ke sini lagi lain waktu,” kata dia. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top