Malang, Tersangkut Kabel Listrik Penumpang Bus di Pasaman Kritis

Penulis -

Kamis, 4 Oktober 2018 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Bagi para penumpang bus, agaknya janganlah sesekali nekat untuk duduk di atas atap bus, apalagi saat bus tengah berjalan. Jika nekat melakukan begini jadinya.

Seorang penumpang bus jurusan Duo Koto, Pasaman-Bukittinggi terpaksa dilarikan ke IGD RSUD Lubuk Sikaping. Ia tersangkut kabel listrik saat duduk di atas atap bus yang tengah melaju kencang. Kejadian naas ini terjadi di jalan Prof. Dr. Hamka, Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kamis (4/10) sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Kasatlantas Polres Pasaman, AKP Angga Putra Kristyadika menjelaskan,  kejadian naas ini menimpa Yan Asri (52) warga Andilan Kecamatan Duo Koto. Saat kejadian korban duduk di atas atap mobil bus BA 7079 RM yang tengah melaju kencang dari arah Lubuk Sikaping, Pasaman-Bukittinggi.

Lebih lanjut, Ruslianto (30), anak korban yang juga jadi penumpang dalam bus yang dikemudikan Rahmat Akbar menjelaskan, awalnya ia bersama sang ayah menaiki bus dari Andilan, Kecamatan Duo Koto.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Karena penuh, ayah saya duduk di atap mobil. Di sana juga ada satu penumpang lainnya,” kata Ruslianto.

Sesampainya di lokasi kejadian, ternyata korban tidak mengetahui ada kabel listrik yang melintang cukup rendah. Hingga akhirnya, kabel tersangkut di sekitar leher korban dan membuat korban terpental ke jalan. 

“Penumpang lainnya yang sama di atas atap, aman-aman saja. Sebab ia sempat mengelak ketika ada kabel. Sementara ayah tersangkut. Kini ia sedang ditangani tim medis. Ia menderita luka robek di bagian kepala belakang kiri,” kata Ruslianto.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Pantauan Prokabar.com, tidak saja menderita luka robek, korban juga tidak sadarkan diri. Ditambah, saat ditangani tim medis, dari mulut korban juga mengeluarkan darah segar. Saat ini tim Satlantas Polres Pasaman tengah melakukan penyelidikan dan mengamankan barang bukti. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB