Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

“Malaikat Maut” Beraksi Las Vegas Ketakutan

Dibaca : 436

Jakarta, Prokabar – Las Vegas, kota bebatuan, tidur siang, bangun kala malam. Pada Senin 2/10) sekitar pukul 22.30 (WIB), senjata api menyalak garang.  Jason Aladeon yang sedang menyanyi di pentas gemerlap di hadapan 22 ribu penoton, sontak terhenti. Erangan panjang, tangis histeris dan pekik, menjadi lagu perih malam itu.
Sebanyak 58 orang tewas, 500 orang luka-luka. Ini melebihi angka korban penembakan di klub malam di Orlando tahun lalu yang menewaskan 49 orang.

Inilah tragedi saat pertunjukan musik country di Route 91 Harvest

festival, kawasan kota Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Ini juga menjadi penembakan paling brutal sepanjang sejarah negara itu.

Lalu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengutuk peristiwa itu dan menjuluki pelaku sebagai ‘setan sejati’. Pelakunya  Stephen Paddock Craig, seorang pensiunan akunting dan bisa menerbangan pesawat kecil.

Ia punya kekasih yang disebut-sebut keturunan Indonesia yang kini sedang dicari polisi. Pers Australia menyebut, kekasihnya itu memegang pasor Australia.

Otoritas setempat menyebut, ini bukan teroris, meski ada klaim dari ISIS. Menurut polisi, pelaku tunggal penembakan itu, berusia 64 tahun. Pria ini, dengan enteng melepaskan tembakan dari lantai 32 hotel Madalau Bay ke arah ruang konser yang dipadati pengunjung.

Pelaku kemudian ditembak mati di kamarnya dan di sana ditemukan beberapa pucuk senjata.

Rekaman video yang tersebar ke seluruh dunia melalui jejaring Youtube memperlihatkan betapa kepanikan massa luar biasa terjadi seketika.

Gadis-gadis Amerika, memekik, ketakutan dan berlarian. Banyak yang

pingsan karena berebut keluar dari lokasi konser.

Salah satu saksi mata yang diwawancarai CNN mengaku sempat mengira suara di tengah malam menjelang pergantian hari itu adalah suara kembang api atau petasan.

“Kami mengungkap ada penembak di lantai 32 Mandalay Bay,” kata Sherif Las  Vegas Joseph Lombardo, seperti yang dikutip prokabar.com dari CNN.

Atas tragedi kemanusiaan itu, polisi mencari Marilou Danley, perempuan berdarah Indonesia. Kemudian sumber-sumber polisi kepada CNN dan Fox News mengatakan ia telah ditemukan dan dikatakan ‘tidak terkait dengan insiden penembakan’.

Las Vegas

Las Vegas, kota yang disebut surga dunia. Kala siang, tak banyak orang, namum bila malam datang, ramainya minta ampun. Anda bisa berjudi dimana saja, apalagi di casino.

Mesin judi ada di kafe, bahkan di ruang tunggu bandara. Jalan-jalan di kota ini enak, satu sama lain tak peduli.

Las Vegas kota terpadat di negara bagian Nevada, ibukota Clark County, dan kota resor besar terkenal secara internasional untuk industri perjudian, perbelanjaan, dan hiburan.

Las Vegas, dijuluki Ibukota hiburan dunia, yang terkenal karena sejumlah resor kasinonya dan hiburan sejenis. Kabar dari wiki yang dikutuip prokabar.com untuk dikabarkan ini menyebut, Las Vegas, sebuah kota pensiunan dan keluarga. Kota ini terpadat ke-28 di Amerika Serikat dengan perkiraan jumlah penduduk menurut Biro Sensus AS 558.383 jiwa pada 2008.

Perkiraan jumlah penduduk wilayah metropolitan Las Vegas pada 2008 adalah 1.865.746 jiwa.

Nama Las Vegas sering ditempatkan pada wilayah lepas yang mengelilingi kota, khususnya daerah resor di dekat Las Vegas Strip. Rentangan Las Vegas Boulevard sepanjang 4 mil (6,4 km) ini terletak di luar batas kota, dari kota  Paradise dan Winchster, dan berlanjut hingga Enterprise.

Kota itulah yang kini ketakutan karena warganya bebas memiliki, menjual dan membawa serta menembakan senjata api. (nrs)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top