Maksimalkan Program Bedah Rumah, Ini yang Dilakukan PKK Pesisir Selatan

Penulis -

Kamis, 9 Agustus 2018 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Painan, Prokabar – PKK Pesisir Selatan, memaksimalkan program bedah rumah dengan menggandeng donatur baik dalam maupun luar daerah.

“Program bedah rumah merupakan unggulan kami, dan akan terus dimaksimalkan dengan menggandeng donatur, kami bersyukur pada pekan kemarin salah seorang pengusaha siap untuk merehabilitasi 10 unit rumah di Pesisir Selatan,” kata Ketua TP PKK Pesisir Selatan Ny. Lisda Hendrajonidi, Kamis (9/8).

Kedepan pihaknya akan terus menginformasikan kegiatan sosial ini dengan harapan semakin banyak donatur yang ikut berperan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Semakin banyak donatur yang ikut serta tentu akan semakin banyak rumah yang tidak layak huni dibedah, sepanjang tahun ini melalui program yang kami galakkan sekitar lebih kurang 250 unit rumah telah direhabilitasi,” katanya lagi.

Ia mengungkapkan program bedah rumah yang digalakkan di daerah itu tidak hanya dilakukan pihaknya namun juga dilakukan pemerintah kabupaten hingga kementerian.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Bahkan bupati secara khusus menginstruksikan para wali nagari agar menggunakan dana yang ada di setiap nagari untuk merehabilitasi rumah tidak layak sebanyak tiga unit rumah per tahun.

Sementara sebutnya khusus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah merehabilitasi 1.515 unit rumah tidak layak huni di daerah itu sepanjang 2018.

“Sebelumnya pusat merehabilitasi sebanyak 1.035 unit rumah tidak layak huni dan selanjutnya kembali merehabilitasi 480 unit rumah tidak layak huni,” sebutnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Pesisir Selatan, Mukhridal menyebutkan pada daerah setempat terdapat rumah tidak layak huni sebanyak 6.387 unit.

Rumah tidak layak huni terbanyak terdapat di Kecamatan Ranah Pesisir yang berjumlah 904 unit, selanjutnya disusul Kecamatan Sutera yang berjumlah 783 unit. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB