Padang, Prokabar – Ada yang unik dari Pembukaan Musyawarah Rakyat (Musra) seri VI. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi satu forum dengan Anggota DPR RI Andre Rosiade. Sudah menjadi rahasia umum, Andre Rosiade adalah salah satu tokoh yang kerap mengkritik Mahyeldi secara terbuka.
Tapi dalam forum tersebut, Gubernur malah memuji Andre Rosiade.
” Pak Andre Rosiade peduli sekali dengan Sumatera Barat, membawa banyak anggaran untuk Sumbar,” kata Mahyeldi.
“Pokoknya kalau kita berpesan sama Pak Andre Insya Allah Tyntas,” sambung Mahyeldi yang diikuti tepuk tangan penonton.
Lalu diakhir pembukaan kedua tokoh ini berangkulan dan foto bersama.
Musra Mencari Capres
Musra yang dihadiri Sekjen Projo Handoko sempat diwarnai aksi demo dari mahasiswa UNP yang menyebut kegiatan itu sebagai intervensi politik di dalam kampus. Tapi demo tidak berlangsung lama, dan para pendemo kemudian bergabung di dalam ruangan acara.
Gubernur Mahyeldi menyambut baik digelarnya Musra VI dan berharap akan menghasilkan berbagai masukan penting bagi kemajuan bangsa.
“Melalui Musra ini akan bisa menghimpun informasi dari masyarakat. Menurut saya memang harus begitu, sehingga potensi bangsa bisa menyatu. Membangun sinergi dan kolaborasi, sehingga menjadikan kekuatan bersama. Apalagi dimasa sulit seperti sekarang. Kebersamaan berbagai elemen bangsa selama ini telah terbukti mampu mengatasi berbagai masalah bangsa yang dihadapi,” ujarnya.
Ajang Pencarian Capres Cawapres
Penanggungjawab Musra Indonesia, Handoko, menyampaikan visi Musra Indonesia sebagai upaya pencarian calon presiden dan wakil presiden oleh gabungan Relawan Jokowi, sebagai pengganti Jokowi.
Gabungan Relawan itu adalah Projo, Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Bara JP, Seknas Jokowi, RKIH, RPJB, Kornas Jokowi, Sekber Jokowi, GK, Almisbhat, Duta Jokowi, Indeks, KIB, GAPURA, Sedulur Jokowi, DutaJokowi, JAMAN, Maluku Satu Hati.
“Kami berharap mencari calon pemimpin Indonesia ke depan, guna melanjutkan agenda kerakyatan sesuai yang telah dilakukan Jokowi selama ini.” papar Handoko, yang juga staf khusus KSP Moeldoko.
Menurut dia, Musra sudah dimulai dibeberapa kota yang diawali pembukaannya oleh Presiden Jokowi. Dimulai dari Bandung, Pekanbaru, Palembang, Batam, lalu Kota Padang, selanjutnya Kota Makassar.
“Musra akan dilakukan dibeberapa kota lainnya hingga minggu ke-3 Januari 2023 mendatang,” ungkap Handoko.
Ketua Projo Sumbar Husni Nahar, dalam laporannya menyebut Musra VI diikuti peserta dari 19 kabupaten dan kota se Sumbar. (rls)
















