Pasaman Barat, Prokabar – Mahasiswa KKN Unand 2023 di Nagari Koto Sawah Ujung Gading Pasaman Barat, Mengadakan kegiatan “Sosialisasi Teknologi Biopori”sebagai penanggulangan di SDN 08 Lembah Melintang tepatnya di lapangan belakang sekolah. Acara ini merupakan salah satu program kerja IPTEK dari kelompok mahasiswa KKN di Nagari Koto Sawah.
Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini untuk membantu mengurangi resiko banjir saat musim hujan datang.
“Dikarenakan SDN 08 Lembah Melintang ini sering mengalami banjir saat musim hujan datang” Ujar salah satu guru di SDN 08 Lembah Melintang.
Biopori merupakan lubang-lubang kecil yang dibuat sebagai tempat resapan air yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.
Pembuatan biopori ini dibuat dengan tujuan agar air hujan cepat meresap kedalam tanah dan dapat menambah cadangan air tanah yang ada di lingkungan.
Kedatangan Kelompok Mahasiswa KKN Unand disambut hangat oleh Bapak Ibu majlis Guru SDN 08 Lembah melintang. Dan tak lupa acara ini diikuti oleh adik-adik SDN 08 Lembah Melintang dengan penuh antusias dari kelas 1 sampai kelas 6 dikarenakan kedatangan Kelompok Mahasiswa KKN saat jam istirahat pada Sabtu 29 Juli 2023.
“Semoga kita bisa menerapkan biopori ini ditempat lain maupun dirumah masing-masing dan semoga ilmu yang anak-anak Mahasiswa KKN berikan menjadi ladang amal ibadah” Ucap Elisari selaku Kepala Sekolah.
Kegiatan selanjutnya penyampaian materi oleh M.Paldo Rama terkait Biopori dan pemeliharaan nya.
“Kita dapat mengisi lubang biopori dengan sampah organik sebagai kompos” Ujar M.Paldo Rama selaku pemateri.
Sampah organik yang diisi pada lubang biopori merupakan makanan untuk organisme yang ada dalam tanah. Organisme tersebut dapat membuat sampah menjadi kompos yang merupakan pupuk bagi tanaman di sekitarnya.
Diakhir acara juga di praktekkan cara membuat lubang biopori. Lokasi yang dipilih yaitu di lapangan belakang sekolah yang sering mengalami banjir.
Tanah yang dilubangi disiram dengan air agar mudah untuk dilubangi. Proses pelubangan tanah mencapai kedalaman kurang lebih 100 cm. Dan terakhir lubang biopori di isi dengan sampah organik.
Mahasiswa KKN Unand 2023 berharap dengan diadakannya sosialisasi ini, dapat membantu dan mengurangi masalah banjir di SDN 08 Lembah Melintang dan juga ilmu mengenai teknologi Biopori ini dapat diterapkan ditempat lain maupun dirumah-rumah yang sering mengalami banjir.(rls)
















