Peristiwa

Mahasiswa Desak Pembangunan Tol Padang Pekanbaru Dilanjutkan

Padang, Prokabar – Aksi demo ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatra Barat (Sumbar) di Kantor Gubernur Sumbar, menuntut pembangunan tol Padang-Pekanbaru dilanjutlan.

Aksi itu mereka lakukan bertepatan dengan tiga tahun kepemimpinan Irwan Prayitno dan Nasrul Abit (IP-NA). Namun mahasiswa kecewa karena tidak dapat menemukan Gubernur dan Wagub.

Dalam aksi itu mereka membawa beberapa tuntutan, diantaranya mereka minta Pemprov Sumbar mempercepat pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, dengan tidak merugikan masyarakat soal ganti rugi.

“Kami ingin Tol Padang-Pekanbaru dilanjutkan secepatnya, tapi jangan sampai merugikan masyarakat juga,” ujar Koordinator lapangan, Nanda Harahap, Selasa (12/2).

Menurutnya, pembangunan tol Padang-Pekanbaru bisa mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Sumbar, sebab akses ke Pekanbaru lancar. Dalam orasinya mahasiswa meminta Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menemui mereka.

“Kami ingin gubernur atau wakil gubernur untuk temui kami. Kemana gubernur dan wakilnya, jika memang tidak ada ditempat video call saja. Jangan setiap kami ingin bertemu alasannya selalu keluar kota,” ujarnya sambil disoraki ratusan peserta lain.

“Masih banyak persoalan yang kami anggap belum tuntas selama tiga tahun kepemimpinan IP-NA,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sumbar, Nazwir yang menemui para mahasiswa itu menjelaskan, gubernur dan wakil gubernur tidak ada di tempat, karena sedang dinas luar yang telah teragendakan.

“Untuk itu, saya mewakili gubernur dan wakil gubernur menemui mahasiswa ini. Apa tuntutan mereka akan kita sampaikan kepada pimpinan,” pungkasnya.

Untuk diketahui ada beberapa tuntutan Mahasiswa dalam aksi kali ini diantaranya mengusut tuntutan kasus Spj fiktif, menuntaskan LGBT, memberikan penjelasan nasib guru honor, serta melanjutkan pembangunan Tol Padang-Pekanbaru secepatnya.(*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top