Mabit dan Jumrah, 21 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Mina

Penulis -

Rabu, 22 Agustus 2018 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mina, Prokabar – Merujuk data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Rabu, pukul 12.30 Waktu Arab Saudi, sebanyak 21 haji Indonesia meninggal di Mina, selama prosesi mabit dan jumrah di kawasan itu pada musim haji 2018.

Khusus untuk fase Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) tahun ini sebanyak 33 orang meninggal. Rincian itu, Arafah tujuh anggota jamaah meninggal, Muzdalifah lima, dan Mina 21 orang.

Total anggota jamaah meninggal di musim haji tahun ini hingga Rabu menjadi 125 orang dan bisa bertambah jika anggota jamaah tidak mampu menjaga kebugarannya.

Mabit dan jumrah di kawasan Mina masih berlangsung hingga saat ini, yaitu pada 10-13 Zulhijah atau 21-24 Agustus. Dua kegiatan itu salah satunya diisi dengan amalan melempar batu di hari Nahar (10 Zulhijah) dan hari Tasyrik (11-13 Zulhijah).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Penanggung Jawab Pos Kesehatan Haji Indonesia Muhammad Yanuar Fajar mengatakan anggota jamaah di Mina sebagian besar mengalami gangguan kesehatan karena kelelahan dan dehidrasi.

Mina menjadi kawasan yang rentan bagi jamaah haji karena fase ibadah ini tergolong menguras fisik, terutama bagi mereka yang memiliki kendala kesehatan dan sudah berusia lanjut.

MenurutMuhammad Yanuar Fajar, fase ibadah haji mabit di Mina yang diselingi dengan lempar jumrah di Jamarat tergolong melelahkan. Sebelum di Mina, mereka akan kurang istirahat setelah menjalani ibadah dan berbagai kegiatan di Madinah serta Mekkah, wukuf Arafah, mabit Muzdalifah, dan lainnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Saat di Mina, kata dia, mereka harus jalan kaki pulang pergi rute Mina-Jamarat dengan total capaian jarak setidaknya lima kilometer ditambah kendala cuaca panas di Saudi saat terik. Jika jamaah mendapatkan tenda di Mina Jadid jarak tempuh Jamarat pulang pergi bisa lebih dari lima kilometer.

Berdasarkan pengamatan Antara saat jumrah Aqabah, di sepanjang jalan kawasan itu banyak anggota jamaah dari berbagai negara bertumbangan karena berbagai gangguan kesehatan, terutama “heatstroke”.

Beberapa dari mereka tidak sempat selamat karena banyak faktor, salah satunya jalur evakuasi terisi penuh oleh jamaah yang jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari tiga juta orang. Sementara anggota jamaah yang sedang kesakitan itu membutuhkan pertolongan darurat yang cepat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Yanuar mengatakan salah satu pos kesehatan di Mina yang melayani jamaah Indonesia sempat terisi penuh berjejal saat 10 Zulhijah yang bertepatan dengan 21 Agustus.

Sebagian besar pasien adalah anggota jamaah yang mengalami kendala kesehatan di tengah prosesi Jumrah Aqabah. Fase jumrah ini tergolong paling riskan banyak anggota jamaah bertumbangan.

“Ada 30 tempat tidur untuk pasien di pos kesehatan kami, saat jumrah Aqabah sampai tidak muat dan beberapa terpaksa harus ditempatkan di lantai, sebagian dievakuasi ke tempat lain,” kata dia.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB