Lumbung Pangan Berkapasitas 60 Ton di Padang Gantiang Diresmikan

Penulis -

Rabu, 24 November 2021 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Datar, Prokabar- Ditengah keterbatasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pembangunan gudang lumbung pangan lengkap dengan sarana pendukungnya sangat dirasakan mamfaatnya. Hal ini diungkapkan Eka Putra, Bupati Tanah Datar saat meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Nagari Padang Ganting, Rabu (24/11).

Dengan bedirinya gudang lumbung pangan, Eka berharap masyarakat dapat memamfaatkan gudag tersebut secara maksimal. Terlebih, gudang dibangun dengan anggaran yang cukup besar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp. 500 juta.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Saya ingin gudang lumbung pangan ini dimanfaatkan secara maksimal, sehingga tidak menjadi gedung kuno, sarang laba-laba ataupun sarang burung. Secara fisik lumbung pangan merupakan tempat penyimpanan hasil produksi pertanian yang dikombinasikan dengan fasilitas alat mesin pengolahan gabah atau padi. Sehingga masyarakat tidak menjual berupa gabah lagi tapi sudah berupa beras,” Kata Bupati.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Tanah Datar, Hilmi menyampaikan, pembangunan LPM dan sarana pendukung sebesar Rp500 juta dilaksanakan secara swakelola oleh Gapoktan Tuan Khadi.

“Pembangunan fisik lumbung pangan ini berkapasitas 60 ton dengan sarana pendukung Rice Milling Unit dan lantai jemur,” katanya.

Selanjutnya, tokoh masyarakat Padang Ganting Darisman menyampaikan ucapan terima kasih atas pembangunan LPM di daerahnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Alhamdulillah, atas nama Gapoktan Tuan Khadi kami ucapkan terima kasih, karena ini memudahkan anggota kami mengolah gabah dan menstabilkan harga gabah itu sendiri,” katanya.

Ditambahkan Darisman lagi, Gapoktan Tuan Khadi terdiri dari 7 kelompok tani yang ada di Kecamatan Padang Ganting dengan jumlah anggota 45 orang masyarakat petani. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB