Lubuk Sikaping Mulai Tidak Aman, Warga Diminta Waspada

Penulis -

Kamis, 7 Maret 2019 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Lubuk Sikaping mulai tidak aman. Akhir-akhir ini beberapa orang warga menjadi korban pencurian, bahkan ada yang menjadi korban jambret.

“Kemarin, Rabu (6/3) seorang warga Jorong I, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Intan Permata Sari (18), baru saja jadi korban jambret. Korban terpaksa kehilangan barang berharga miliknya saat sedang berkendara di Jalan Nuri, Kubang,” kata Kapolsek Lubuk Sikaping, Iptu Fion Jhoni Hayes, Kamis (7/3).

Kejadiaan naas ini terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Saat itu korban bersama temannya tengah mengendarai sepeda motor matic jenis scoopy di Jalan Nuri, Kubang, Jorong I, Tanjung Beringin. Tiba-tiba datang seorang pengendara dari belakang menggunakan sepeda motor matic warna putih biru menyerempet korban dan langsung mengambil handphone korban yang diletakkan di laci atau box sepeda motor korban sebelah kanan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Korban bersama rekannya mencoba mengejar pelaku yang kabur sesaat setelah mengambil handphone milik korban. Namun naas, korban terjatuh saat mengejar pelaku tersebut,” lanjut Iptu Fion.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, korban mengalami luka ringan. Selain itu, satu unit handphone merk Samsung Galaxi J7 Core warna hitam raib di gasak pelaku. Kerugian diperkirakan mencapai Rp2.5 juta.

Di sisi lain, pantauan Prokabar.com, masih di kejorongan yang sama, dua orang warga juga menjadi korban kejahatan orang tak dikenal.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Satu unit pelg mobil milik Doni, digasak maling. Beruntung pelg mobil tersebut kembali bertemu saat dijual pelaku ke penampungan barang bekas.

Berbeda dengan yang dialami Yolan, warga Perumahan Tamber, Nagari Persiapan Tanjung Beringin Utara. Jemuran kain miliknya raib dibawa kabur orang tak dikenal.

“Baru 10 hari ini, jemuran saya hilang pak. Lubuk Sikaping kayaknya sudah mulai tidak aman. Kami berharap pihak kepolisian cepat bertindak mengantisipasi keresahan warga ini,” tukas Yolan. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB