Lubuk Sikaping Dilanda Banjir, Air Setinggi Dada Orang Dewasa

Penulis -

Minggu, 3 Desember 2023 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Minggu pagi di lokasi sumber luapan sungai Panapa. Banjir mulai surut namun luapan sungai masih terjadi.

Kondisi Minggu pagi di lokasi sumber luapan sungai Panapa. Banjir mulai surut namun luapan sungai masih terjadi.

Pasaman, Prokabar – Kecamatan Lubuk Sikaping dilanda banjir. Benar-benar parah kondisinya. Dua tahun terakhir, ini banjir terparah yang terjadi di Kecamatan Lubuk Sikaping. Tiga nagari yang ada di kecamatan itu jadi korban. Mulai dari Nagari Durian Tinggi, Tanjuang Beringin Raya dan nagari Tanjuang Beringin Utara.

Belum terdata pasti jumlah rumah yang terkena dampak banjir, termasuk fasilitas umum hingga kebun warga. Sebab, Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Pasaman Bersama instansi terkait termasuk TNI dan Polri tengah berkecimpung mengevakuasi material banjir yang disinyalir penyebab banjir. Yang pasti ada jalan penghubung di pinggir sungai Panapa yang amblas sehingga jalan terputus. Serta ada satu sekolah dan beberapa fasilitas ibadah yang ikut terendam banjir.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Pantauan Prokabar, banjir ini mulai terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, Sabtu (2/12). Hujan deras sedari sore membuat dua sungai yang melintasi tiga nagari tersebut meluap. Paling parah itu sungai Panapa yang berada di antara perbatasan Nagari Durian Tinggi dan Tanjuang Beringin Utara. Bahkan perkampungan warga yang berada di sekitar hulu sungai Panapa tepatnya di Rimbo Aro, Nagari Tanjuang Beringin Raya juga ikut dilanda bencana banjir.

Puncak banjir ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Sabtu (2/12). Material kayu dan lainnya yang dihanyutkan arus sungai dari hulu tampak tersangkut di jembatan Panapa yang berada di jalan raya Kota Lubuk Sikaping, tepatnya di Jorong Tampang. Material yang tersangkut ini akhirnya menyumbat aliran sungai. Sehingga debit air yang tinggi meluap ke pemukiman warga. Radius sekitar 250 meter dari titik jembatan berada tampak dilanyau banjir. Tidak jelas mana lagi aliran sungai dan batas pemukiman warga saking tingginya air.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Genangan air pada Minggu dini hari tampak masih setinggi dada orang dewasa. Warga pun berkecamuk menyelamatkan barang-barang rumah tangga yang terkena dampak banjir. Hingga Minggu pagi, genangan air di pemukiman warga mulai surut. Di jembatan Panapa luapan arus sungai masih terjadi, tapi tidak sebesar Minggu dini hari. Kolong jembatan pun sudah menumpuk material perkayuan yang teramat banyak. Petugas sibuk mengevakuasinya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait hingga berita ini diturunkan. Pastinya semua lini tengah mengevakuasi material penyebab air meluap. Apalagi cuaca agaknya kurang bersahabat. Parahnya, pasokan air PDAM di tiga nagari ini pun mati. Petugas tengah berupaya semaksimal mungkin dalam penanggulanmgan bencana ini. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB