Longsor Susulan Mengancam, Akses Padang-Bukittinggi Masih Ditutup

Penulis -

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Akses utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai terpaksa ditutup sementara akibat bencana longsor yang terjadi pada Rabu (24/6). Material berupa tanah, batu, dan lumpur menimbun badan jalan sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas.

Peristiwa tersebut mengakibatkan arus lalu lintas Padang–Bukittinggi maupun Bukittinggi–Padang dihentikan sementara demi menghindari risiko yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, longsor terjadi pada siang hari. Hingga sekitar pukul 13.43 WIB, material dari lereng bukit masih terus berjatuhan ke ruas jalan sehingga kondisi di lokasi dinilai belum aman untuk dilalui kendaraan.

Petugas kepolisian bersama instansi terkait langsung turun ke lokasi guna melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Penutupan jalur diberlakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Siddiq, menyampaikan bahwa jalur Padang–Bukittinggi di kawasan Lembah Anai ditutup total untuk sementara waktu setelah material longsor menutupi seluruh badan jalan.

“Untuk sementara, akses dari kedua arah kami tutup demi keselamatan masyarakat. Material longsor masih terus bergerak turun dari tebing sehingga berpotensi membahayakan pengendara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, petugas gabungan saat ini masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus memastikan situasi tetap aman sambil menunggu proses pembersihan material longsor.

Selain melakukan penutupan jalan, petugas juga mengarahkan pengendara agar menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan kendaraan yang berpotensi terjadi di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan antara Padang dan Bukittinggi diimbau untuk menunda perjalanan atau memilih rute lain hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.

“Kami mengharapkan masyarakat mematuhi petunjuk petugas di lapangan dan tidak mencoba menerobos area yang terdampak longsor. Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama kami,” kata Reza.

Sementara itu, upaya pembersihan belum dapat dilakukan secara optimal karena kondisi tebing di sekitar lokasi masih labil. Material tanah dan bebatuan dilaporkan masih terus turun dari lereng bukit, sehingga proses evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Petugas juga menunggu kedatangan alat berat yang akan digunakan untuk membersihkan timbunan material yang menutup akses jalan utama tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Polda Sumbar bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan di lokasi agar jalur vital tersebut dapat kembali digunakan oleh masyarakat.

“Hingga saat ini akses masih ditutup total. Jalan baru akan dibuka kembali setelah dipastikan aman dan tidak membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Lembah Anai merupakan salah satu jalur transportasi strategis di Sumatera Barat yang menghubungkan sejumlah daerah penting. Gangguan pada ruas jalan ini berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga aktivitas perekonomian antardaerah.

Sampai berita ini diturunkan, proses penanganan longsor masih berlangsung dan petugas tetap melakukan pemantauan secara intensif di lokasi kejadian.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB