Agam, Prokabar — Tidak hanya banjir dan luapan sungai kembali terjadi di Sitalang, Ampek Nagari. Longsor juga kembali terjadi di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Minggu (21/6). Kejadian sekitar pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan informasi bencana BPBD Agam, longsor terjadi di Jorong Muko Jalan, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya. Hujan lebat dengan intensitas lebat pemicu terjadinya Longsor dan Banjir Bandang di lokasi tersebut.
“Longsor disertai banjir bandang merusak tiga unit rumah warga setempat. Kondisi rumah rusak berat ketiganya,” ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi bersama Renol Basri, Sekretaris Nagari Tanjung Sani, Minggu malam (21/6).
Tidak hanya itu, satu unit musholla rusak dan satu unit jembatan hancur. Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, Pemerintah Nagari Tanjung Sani, bersama TNI dan Polri setempat telah berada di lokasi. Melakukan pendataan dan penanganan sementara.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Agam, Muhammad Lutfi membenarkan kejadian tersebut. Tiga unit rumah, terkena lumpur akibat tanah longsor dengan data pemilik Zul Hendrizal (54). Dinding rumahnya roboh dan dimasuki lumpur. Septia (40), rumah dimasuki lumpur. Dan Dodi Alfayet (40), rumah di masuki lumpur.
“Selain tiga unit rumah, satu unit Mushalla Surau Putiah juga mengalami kondisi dimasuki lumpur, termasuk halamannya dipenuhi lumpur dan bebatuan. Longsor juga menutup akses jalan dan jembatan karena material lumpur, batu dan kayu. Sehingga jalan lumpuh total,” pungkasnya. (rud)
















