Longsor di Tanjung Sani Berhasil Dibersihkan hingga Larut Malam

Penulis -

Rabu, 18 Agustus 2021 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat excavator saat membersihkan material longsor di Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu (18/8) malam WIB

Alat excavator saat membersihkan material longsor di Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu (18/8) malam WIB

Prokabar.com, Maninjau –  Tim Gabungan berhasil bersihkan longsor di Nagari Tajung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pada Rabu (18/8) malam WIB.

Tim bekerja keras membersihkan material longsor tersebut karena menghambat akses jalan dan jembatan antara Nagari Tanjung Sani dengan Sungai Batang.

Alat berat excavator digunakan saat pembersihan karena material longsor cukup parah.

Longsor terjadi pada Selasa (17/8) pukul 19.00 WIB. Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya bersama TKSK dan walijorong setempat langsung ke lokasi, dan memghubungi Tim BPBD Agam.

“Terdapat lima titik longsor di sekitar kejadian. Empat titik berada di Jorong Tanjung Sani Kenagarian Sungai Batang. ”

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Indra Sjafri Harus Melihat Ini: Kibarkan Merah Putih di Stadion Klub Belgia, Sandy Walsh Banjir Pujian

“Satu titik terparah berada di Jorong Pandan Kenagarian Tanjung Sani,” ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Syafrizal menyebut titik longsor pertama dengan panjang 10 meter, tinggi 40 centimeter hingga 1 meter, kendaraan masih bisa melalui areal tersebut.

Titik longsor kedua dan ketiga, memiliki panjang sekitar satu setengah meter dan tinggi 40 centimeter. Kendaraan masih bisa melalui jalan tersebut dengan sistem buka tutup.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Titik ke empat menimpa bahu jalan mengalami amblas sepanjang sekitar 7 meter. Kondisi membuat akses jalan cukup memberi syarat kepada pengguna jalan untuk lebih berhati-hati melewatinya.

Titik Terparah

“Titik  paling parah berada di Jorong Pandan, Kenagarian Tanjung Sani. Panjang material mencapai 50 meter dengan tinggi dari 25 centimeter hingga 1 meter.”

“Material tidak hanya tanah lumpur, tetapi membawa kayu dan batu besar,” terangnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kendaraan tak bisa melewati jalan ini karena tertutup material longsor berupa tanah lumpur, kayu, dan batu besar.

Selain menutupi akses jalan, aliran anak sungai dari perbukitan menuju ke muara Danau Maninjau tertutup kayu dan batu sehingga membutuhkan excavator.

“Setelah melakukan pendataan, kami dari BPBD Agam bersama Camat Tanjung Raya, PUPR dan pemerintahan nagari ikut bergotong royong melakukan pembersihan dengan shinsaw dan alat berat.”

“Akses jalan bisa dilewati kendaraan pada Rabu dini hari, pukul 03.15 WIB,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB