Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Longsor di Koto Malintang dan Tanjung Sani, Dua Unit Rumah Direndam Lumpur

Dibaca : 553

Tanjung Raya, Prokabar — Bencana longsor dan luapan air hulu sehingga membuat banjir, kembali melanda Nagari Tanjung Sani dan Nagari Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (31/10). Kejadian sekitar pukul 16.00 WIB itu, diduga kuat akibat intensitas hujan lebat dimulai sejak pukul 14.00 WIB di daerah tersebut.

Setidaknya terdapat 4 titik longsor dan 3 titik air meluap, namun satu titik yang agak parah. Titik longsor pertama berada di Jorong Tanjung Balai, Nagari Koto Malintang,
Hari Sabtu, 31 Oktober 2020 pukul 16.00 WIB.

“Material tanah longsor berupa material tanah dan pohon, menutupi ruas jalan Propinsi Manggopoh Padang Lua tepatnya di Tanjung Alai Nagari Koto Malintang sepanjang 15 meter dengan ketinggian tumpukkan satu setengah meter,” ungkap Kabid KL Syafrizal bersama Camat Tanjung Raya, Handria Asmi dan TKSK Tanjung Raya, Miswardi, Sabtu malam (31/10).

Ia melanjutkan material tanah longsor juga menutupi ruas jalan sehingga akses jalan sempat lumpuh total. Hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dengan sistim buka tutup dan roda empat tidak dapat melewati ruas jalan. Dalam hal ini membutuhkan peralatan alat berat atau Excavator dan Sinsaw.

Longsor kedua berada di Anak Aia, Jorong Muko-muko, Nagari Koto Malintang. Material tanah longsor berupa material tanah dan pohon, menutupi ruas jalan Muko-Muko menuju Sigiran sepanjang 20 meter.

“Material tanah longsor juga menutupi ruas jalan sehingga akses jalan tertutup total. Hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dengan sistim buka tutup. Sementara, roda empat tidak dapat melewati ruas jalan itu,” ungkapnya.

Titik Tanah Longsor ketiga, berada di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya. “Di lokasi ketiga ini ternyata terdapat 2 titik tanah longsor dan 2 unit rumah di masuki lumpur akibat longsor bercampur air banjir,” Terang Camat Tanjung Raya, Handria Asmi.

Dua unit rumah tersebut milik Beni Harianto (45) dan Safri (64). Selain rumah warga, lumpur juga menggenangi jalan sepanjang 25 meter.

Tidak hanya itu, tanah longsor juga terjadi di Jorong Sungai Tampang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya. Material longsor berupa batu, lumpur dan pohon menutup ruas jalan sepanjang 25 meter, menutup total akses jalan. Membutuhkan alat berat dan mesin pemotong sinsaw.

“Terakhir, air meluap terjadi di Jorong Galapung dan Sungai Tampang Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya. Air menggenangi ruas jalan. Dan warga sempat melakukan gotong royong membersihkan material bebatuan dan tanah lumpur,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top