Limapuluh Kota, Prokabar – Longsor yang menghantam dua unit rumah warga di Lubuak Jantan, Gurun, Harau, Limapuluh Kota dan melukai dua korbannya, diduga akibat proyek perumahan.
Dugaan ini menguat, setelah di areal perumahan yang sudah dikerjakan semenjak 1 tahun nan lalu itu, ditemukan dua unit alat berat. “Iya, tanag perumahan itu turun ke bawah,” kata Eko Wahyudi, Ketua Bamus Nagari Gurun.
Perumahan yang dikembangkan pihak swasta ini, konon bernama Perumahan Rajawali. Adapun dua rumah yang ditimpa longsor hebat itu, masing-masing rumah Tuniah (60) dan rumah yang dihuni anaknya Via (30). Di dua rumah itu, tinggal kisaran 8 jiwa. (vbm)
















