Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Linggai Park, Destinasi Wisata Favorit Baru Di Agam

Dibaca : 335

Agam, Prokabar — Linggai Park terletak di Kenagarian Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Dengan menyuguhkan hamparan Danau Maninjau dan Perbukitan Maninjau. Keindahan sangat terasa dengan langit biru di saat cuaca cerah.

Setelah tuntas pembangunan 2019 lalu, Linggai Park mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik dan lokal. Berhubungan masa pandemi covid-19, wisatawan mancanegara belum diperbolehkan masuk ke Sumatera Barat. Meski demikian, tingkat kunjungan mulai meningkat tajam.

Pasca PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) atau masuk Tatanan Normal Baru (New Normal), kondisi ekonomi negara dan masyarakat sangat terasa lemah. Untuk pemulihan perekonomian itu, sektor pariwisata menjadi andalan utama. Karena dianggap sangat efektif dirasakan dampaknya pada masyarakat kecil.

Pengelola Linggai Park, Metrizon menjelaskan pengembangan objek wisata di Linggai Park saat ini masih melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga. “Sejak dibukanya kunjungan wisata ke Linggai Park, pasca PSBB, kunjungan terus meningkat. Meski demikian kita tetap maksimalkan Protokol Kesehatan Covid-19 karena wisatawan yang datang beragam,” terangnya.

Semua pengunjung wajib menggunakan masker saat masuk ke Linggai Park. Pengunjung juga dianjurkan sesering mungkin mencuci tangan di lokasi dan tempat yang telah disediakan. “Memang kita akui penerapan ini sering dilanggar pengunjung. Meski demikian, kita tetap menegaskan untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 kepada pengunjung itu,” tuturnya.

Tingkat kunjungan terus meningkat. “Setiap hari kunjungan mencapai seratus orang wisatawan. Untuk hari sabtu, minggu dan hari libur lainnya mencapai tiga ratus bahkan lebih wisatawan domestik. Seperti dari Riau, Jambi, Bengkulu, Medan dan dari kabupaten/kota se-Sumatra Barat,” ungkapnya.

Untuk pedagang di lokasi juga mulai meningkat. “Saat ini jumlah pedagang di lokasi sudah mencapai lima belas orang. Jika digabung pedagang lainnya, sudah mencapai dua puluh lima orang. Sejak adanya sewa kapal wisata danau, daya tarik wisatawan semakin meningkat. Sarana prasaran di sini juga sangat memadai. Selain ada medan nan bapaneh untuk berselfi juga ada gajebo untuk berteduh, mushalla, toilet tentatif dan permainan lainnya,” imbuh Datuk Kayo Penghulu Suku Tanjung Balai Belo-belo tersebut.

Sementara itu, Mona Sari salah seorang pedagang membenarkan meningkatnya kunjungan wisatawan tersebut. Sebelum wabah pandemi Covid-19 melanda Kabupaten Agam, sejumlah bus pariwisata juga sudah mulai mampir ke Linggai Park. Rata-rata dari Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka dan Lawang Park singgah ke Linggai Park.

“Di masa New Normal ini, wisatawan mulai ramai berkunjung. Pada PSBB, semua kunjungan ditiadakan dan seluruh objek wisata ditutup. Dan kini sudah mulai bangkit kembali. Meski demikian kita pedagang tetap harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, agar tidak terjadi penyebaran virus Corona ini masif di sini,” tutup Mona Sari. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top