Limapuluh Kota Rawan Bencana, Penghijauan Mendesak

Penulis -

Rabu, 26 Juni 2019 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar — Kerapnya bencana banjir dan longsor melanda Lima Puluh Kota, menjadi bahan evaluasi bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Selain menggerakan program edukasi bahaya bencana di nagari-nagari bahkan sekolah-sekolah , BPBD juga sepakat, dilakukan penghijauan besar-besaran.

“Kemarin kita juga diskusi dengan teman-teman yang bergerak di sektor hortikultura. Sebaiknya, ke depan penghijauan itu memang dengan tanaman produktif,” kata Jhoni Amir, Kepala BPBD Limapuluh Kota.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Jhoni Amir menyebut, banyak jenis tanaman yang dapat ditanami di pinggir sungai maupun kaki perbukitan. “Yang produktif dan menghasilkan, misal, ada manggis, pinang, alpokat, ini bagus,” kata Jhoni Amir seusai diskusi dengan direksi PT Bumi Alam Sumatera.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

PT Bumi Alam Sumatera, merupakan perusahaan ekspor hortikultura di Sumbar yang rutin mengirim manggis ke China tiap tahunnya. Perusahaan ini, juga memiliki bibit pinang dan manggis serta beragam bibit lain.

Direksi PT Bumi Alam Sumatera memastikan, siap bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, dalam mengembangkan sektor hortikultura sekaligus semangat penghijauan di daerah dan kawasan rawan bencana.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Catatan Prokabar dari BPBD Limapuluh Kota, dalam setahun, bencana banjir, longsor dan jalan terban, bisa terjadi belasan kali. Ada beberapa kawasan yang paling rawan yakni di Pangkalan Koto Baru, atau kawasan jalan Sumbar-Riau. (Vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB