Limapuluh Kota Butuh Bupati Visioner, Muhammad Rahmad Diminta Maju

Penulis -

Jumat, 12 Juli 2019 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar – Pilkada Limapuluh Kota akan digelar serentak 2020 mendatang. Bupati ke depan mesti lebih visioner. Ada sejumlah kriteria calon kepala daerah ke depan, di mata para tokoh.

“Semua orang, bisa saja jadi bupati. Tapi tidak semua orang mampu menjadi Kepala Daerah yang mengayomi,” kata intelektual muda Luak Limopuluah Haji Desra, dalam diskusi ringan dengan Prokabar, Jum’at (12/7).

Haji Desra yang merupakan putra asli Sarilamak, Harau menyebut, Bupati ke depan mesti seorang yang berani mengambil keputusan. “Pemimpin adalah ketegasan tanpa ragu,” urai pengusaha property tersebut.

Menurut Desra, Limapuluh Kota mesti memiliki Bupati yang teruji dan terbukti memiliki jaringan kuat di pusat. “Kepala Daerah mesti mendengar aspirasi, tidak sekedar mendengar, juga berani mengeksekusi,” tutur Haji Desra.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kenapa begitu kata Desra, tanpa adanya eksekusi dari Kepala Daerah, mustahil program-program kerakyatan dan program bernas lainnya akan terwujud. “Saya berharap besar, nantinya ada Bupati yang visioner, cerdas, progresif, yang berani,” jelas Desra.

Menurut Desra, sosok tersebut ada pada Muhammad Rahmad, CEO Rama Group yang merupakan mantan penulis naskah pidato Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. “Pak Rahmad, punya pemikiran untuk kemajuan ekonomi. Kemudian, memiliki pengalaman di bidang pengolaan usaha,” tutur Desra.

Muhammad Rahmad, merupakan pengusaha sukses sekaligus CEO/chairman Rama Group yang asli Kecamatan Guguak. Karirnya diawali dengan bertugas di Kemenlu dan lama di Singapore.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Rahmad sendiri, pernah menulis naskah pidato Dubes RI untuk Singapore Luhut Binsar Panjaitan (kini Menko Maritim).
Alumnus S2 Master of Information Technology Management dari University of Wollongong, Australia ini, pernah ditugaskan sebagai staf Bidang Perindustrian dan Perdagangan.

Ia pernah ditugaskan dalam berbagai Task Force ASEAN, APEC, WTO dan ditunjuk sebagai delegasi Indonesia untuk sidang-sidang ASEAN, APEC dan WTO. Karirnya lebih banyak dihabiskan sebagai ‘orang dibelakang layar’ sebagai penulis naskah pidato Dubes HBL Mantiri, Dubes Luhut Pandjaitan, Johan Syahferi (almarhum), Dubes Slamet Hidayat dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Presiden RI ke 6.

Bersama rekan bisnis dan profesional di Singapura, Rahmad mendirikan Konsultan Bisnis dan Multimedia yang kemudian aktif memberikan masukan-masukan dalam pengembangan bisnis dan usaha di antaranya pengembangan bisnis MediaCorp, dan juga mendirikan Global Konigin Offshore sebagai perusahaan trading dan agen penjualan kapal Tug Boat, Barge, Anchor Handling, Logistic Supply Vessel.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Setelah 13 tahun berkiprah di luar negeri; Singapura, Malaysia, Australia, Thailand, China, ia bersama keluarga memutuskan kembali ke Indonesia dan menjajaki pembukaan bisnis kapal dan multimedia.

Tahun 2010, Partai Demokrat menunjuknya sebagai Wakil Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Pusat (DPP Partai Demokrat) Periode 2010-2015, namun tahun 2012 ia mengundurkan diri dari jabatannya dan kembali aktif didunia usaha. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB