Lima Kecamatan Di Tanah Datar Berada Dilereng Gunung Marapi

Penulis -

Selasa, 10 Januari 2023 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Lima kecamatan di Tanah Datar diminta tetap waspada pasca meningkatnya erupsi gunung marapi. Lima kecamatan yang berdekatan dengan gunung marapi tersebut diantaranya kecamatan X Koto, Batipuh, Pariangan, Sungai Tarab dan Salimpaung.

Bahkan, beberapa jorong hanya berjarak 3-4 kilometer dari puncak marapi seperti jorong Bulan Sariak, Labuah Atan dan Matua di nagari Sungai Jambu, kecamatan Pariangan.

Menyikapi meningkatnya intensitas erupsi marapi, bupati Tanah Datar Eka Putra meminta masyarakat yang berada di radius 3 kilometer untuk sementara menghentikan aktifitas, sembari melihat perkembangan aktifitas gunung marapi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

” berdasarkan laporan pemantau gunung marapi di bukitinggi, erupsi sudah mulai mengeluarkan material dari dalam kawah marapi,” ungkap Eka Putra saat monitoring ke Nagari Sawah Tangah dan Sungai Jambu, Selasa (10/1).

Selain meminta penghentian aktifitas, Satgas PB nagari juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah daerah juga akan melakukan kordinasi mitigasi bencana bersama stakeholder dan OPD terkait dalam waktu dekat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Berdasarkan laporan pihak nagari, sampai saat ini masyarakat masih beraktifitas seperti biasa. Bahkan masyarakat menilai erupsi masih dalam dalam batas wajar dan belum mengganggu, baik aktifitas maupun hasil ladang petani.

” masyarakat disini menilai batuk batuk marapi hal yang wajar, malah petanda baik menghindari ledakan marapi yang lebih besar. Biasanya ada tanda tanda kalau marapi meletus itu, salah satunya binatang akan turun kebawah, salah satunya beruang dan burung,” ungkap WaliNagari Sungai Jambu, Wilmen.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Meski demikian kata Wilmen, ia tetap meminta masyarakat untuk tetap waspada akan potensi bencana yang lebih besar.

” kita tetap menghimbau masyarakat kita agar menghentikan aktifitas sementara. Terlebih, petani kita ada yang berladang dekat dengan puncak marapi,” tutupnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB