Tanah Datar, Prokabar – Kecamatan Lima Kaum, Tanah Datar sempat tercatat sebagai daerah terkonfirmasi penyebaran Covid 19. Bagaimana tidak, dua orang warga kecamatan tersebut pernah terdata tim gugus tugas sebagai orang terkonfirmasi positif Covid 19.
Namun saat ini, label tersebut telah berubah menjadi daerah terbebas konfirmasi Covid 19, seiring dengan sembuhnya dua orang yang terpapar virus yang awalnya diduga berasal dari Wuhan Thiongkok itu. Meski dinyatakan sebagai daerah terbebas konfirmasi Covid 19, masyarakat setempat tetap diminta untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti menerapkan sosial distancing, tidak berkumpul dan menggunakan masker saat keluar rumah.
Sama seperti pasien kasus 01 yang lebih dahulu sembuh, pasien kasus 02 warga Jorong Balai Batu, Nagari Lima Kaum yang telah dinyatakan sembuh oleh Laboratorium Kedokteran Unand pada senin (11/5), saat ini juga wajib menjalani masa pemulihan dan tetap berada di rumah selama 14 hari ke depan.
“Dalam kesehatan kita tidak ada istilah zona, cuma apabila ada yang positif dikatakan daerah terkonfirmasi. Sekarang bisa dikatakan sebagai daerah terbebas terkonfirmasi,” ungkap Roza Mardiah, Juru bicara protokol kesehatan, tim gugus tugas penanganan Covid 19 Tanah Datar.
Dengan sembuhnya kasus 02 dari Covid 19, Roza berharap masyarakat dapat menerima pasien tanpa ada perlakuan diskriminasi.
“Jangan ada masyarakat bertindak diskriminasi terhadap pasien. Karena beliau telah sembuh dan terbebas dari Covid 19,” ungkap Roza.
Di Tanah Datar, masih ada 6 orang dari 8 orang yang terkonfirmasi positif corona yang tengah menjalani perawatan dan karantina di RS rujukan pemerintah. Ke 6 orang itu berasal dari Kenagarian Panyalaian, Kecamatan X Koto.
Berdasarkan riwayat penularannya, 6 orang tersebut tertular dari salah seorang anggota keluarga mereka yang diketahui baru kembali dari kawasan pandemi, Jakarta.
Hingga senin (11/5), posko gugus tugas penanganan Covid 19 Tanah Datar mencatat angka ODP sebnyak 13 orang, PDP 6 Orang, dan pelaku perjalanan dari daerah terkonfirmasi sebanyak 846 orang. (eym)
















