Tanah Datar, Prokabar – Muhamad Peri (16) ditemukan tidak bernyawa tewas di aliran Sungai Batang Ombilin tepatnya di Jorong Baduih Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, selasa sore (11/12).
Sebelum ditemukan, diketahui korban bersama dengan teman-temannya sedang asik mandi-mandi di sungai batang Ombilin lubuak Lundang tersebut.
Namun naas bagi remaja yang tengah berlibur di kampung halamannya ini, ia kemudian terseret arus sungai yang saat kejadian dalam kondisi deras.
“Ketika korban hendak menyeberang dari dalam sungai dengan melewati bebatuan seketika korban terpeleset hingga terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras,” ujar salah seorang saksi mata yang juga teman korban.
Kepada aparat kepolisian, saksi mengaku telah berusaha untuk menyelamatkan korban dari derasnya arus sungai, dengan mencari dan menyisiri sungai. Namun usaha mereka tidak membuahkan hasil karena korban tak lagi terlihat dari dalam sungai.
“Dari laporan teman korban kepada pihak keluarga, salah seorang kerabat korban langsung melakukan pencarian. Korban akhirnya berhasil ditemukan di Lubuak Banta Sungai Batang Ombilin atau berjarak lebih kurang 30 meter dari tempat awal korban terjatuh dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi (meninggal dunia). Korban ditemukan tersangkut di bebatuan,” ucap Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas.
Setelah dilakukan visum luar oleh pihak yang berwenang, tidak ditemukan adanya tanda tanda adanya penganiayaan ditubuh korban.
Saat ini, jasad Korban masih disemayamkan dirumah duka di Jorong Baduih Nagari Simawang. Rencananya, pemakaman korban tenggelam ini dilaksanakan esok hari (rabu), karena pihak keluarga tengah menunggu kedatangan orang tua korban dari kota Pekan Baru. (eym)
















