Daerah

Legislator: Refocusing di Agam Capai Rp2 Triliun, Tetap Patuhi 3M

Dibaca : 158

Agam, Prokabar – Ramadan 1442 Hijriah menjadi tahun kedua dilalui umat Islam menghadapi pandemi covid-19. Kondisi ini terasa semakin sulit dan rumit terutama terjadinya refocusing anggaran besar-besaran dari Pemerintahan Pusat terkait penanganan pandemi Covid-19.

Refocusing anggaran merupakan relokasi atau memusatkan (mengalihkan/memfokuskan) kembali anggaran untuk kegiatan yang sebelumnya tidak dianggarkan melalui perubahan anggaran. Merupakan dampak dari penanganan cepat wabah covid-19 di Indonesia.

Hal itu dipaparkan Wakil Ketua DPRD Agam, Irfan Amran kepada masyarakat saat melaksanakan kunjungan Safari Ramadan Tim XII di Masjid Al Munawarah, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kamis (15/4).

Di Kabupaten Agam lanjutnya, refocusing mencapai Rp2 Triliun. “Anggaran APBD Kabupaten Agam dari Rp1,6 Triliun menjadi Rp1,4 Triliun. Rp2 Triliunnya dialihkan untuk penanganan covid-19. Untuk itu, kami harap pengertian masyarakat karena banyak perencanaan pembangunan fisik tidak terlaksana. Bahkan masing-masing OPD Se-Kabupaten Agam juga akan banyak hilang agenda kegiatan, akibat kebijakan ini,” terangnya.

Sementara itu, grafik penambahan orang terpapar covid-19 awalnya melandai, kini mulai meningkat kembali. Legislator tersebut tidak menjelaskan secara detail angka peningkatan orang terpapar covid-19, akan tetapi sesuai informasi didapatnya dari pihak terkait, kondisi meningkat dan Agam kembali masuk status Zona Orange.

“Sesuai perintah dan himbauan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat luas, kita minta tetap patuhi protokol kesehatan. Menjaga 3M, yaitu Menjaga Jarak, Menggunakan Masker dan Mencuci tangan sesering mungkin,” ajak Irfan Amran.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Agam melalui Legislator Tim XII Safari Ramadan itu menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Al Munawarah senilai Rp10 juta. Diserahkan secara simbolis disaksikan Walinagari Lawang, Camat Matur bersama sejumlah anggota DPRD Agam lainnya dan masyarakat. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top