Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

Legenda-legenda Manusia yang Kesepian: Tan Malaka

Dibaca : 874

Payakumbuh, Prokabar – Sejarah Tan Malaka sudah ditulis, lebih banyak, dalam dan luas dari duguaan Anda semua. Yang belum diketahui legenda-lengenda tentang tokoh tipikal Minang anak desa ini.

Bahwa Mak Datuak kita ini hebat sudah diketahui seluruh orang Minang. Tentara ngilu-ngilu asam pada sejarahnya, lucu saja.

Lalu apa legendanya? Bukan legenda tapi dilegenda-legendakan orang, sebagai berikut:

1. Berbayang-Bayang Tujuh

Angku Datuak kita ini disebut-sebut berbayang-bayang tujuh. Dia bisa ada pada waktu yang sama di tujuh lokasi sekaligus. Misalnya di Padang, Singapura, Moskow, Tokyo, Leiden dan lainnya.

Bayang- bayang tujuh itulah yang diduga menyelamatkan Tan Malaka dari banyak masalah dan kemelut kematian. Tan adalah manusia dalam kemelut sejarah.

2. Tulang Punggungnya Tak Bisa Bengkok

Kala berada di Moskow, Tan dikabarkan tidak mau membungkuk pada pejabat komunis di sana. Menurut dia di Minangkabau tak ada orang membungkuk-bungkuk.

3. Masih Hidup
Karena berbayang-bayang tujuh atau entah karena apa, ada sebagian kecil pengagum Tan yang menganggap pria itu masih hidup sampai sekarang.

Adakah yang Anda percaya? Terserah

Tokoh Minang

Sebuah buku fenomenal, dengan redaksi antara lain Taufik Abdullah, berjudul “Manusia dalam Kemelut Sejarah,” memuat tokoh Minang.

Buku dari yang dipungut dari laporan majalah Prisma no 8 tahun 1977 itu, memuat:

Memuat kisah para tokoh sebagai berikut:
1. Sukarno: Mitos dan Realitas (ditulis oleh Onghokham)

2. Soedirman: Panglima yang Menepati Janjinya (Nugroho Notosusanto)

3. Dilema Sutan Sjahrir: Antara Pemikir dan Politikus (Y.B. Mangunwijaya)

4. Memimpin adalah Menderita: Kesaksian Haji Agus Salim (Mohamad Roem)

5. Tan Malaka: Pejuang Revolusioner yang Kesepian (Alfian)

6. Kahar Muzakkar: Profil Patriot Pemberontak (Mattulada)

7. Revolusi Memakan Anak Sendiri: Tragedi Amir Sjarifudin (Abu Hanifah)

8. Rahmah El Yunusiyyah: Kartini Perguruan Islam (Aminuddin Rasyad)

Dari delapan tokoh yang dikupas, empat orang Minang. Satu diantaranya Tan Malaka. (nrs)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top