Lebih 60 Persen Jamaah Haji Berstatus Resiko Tinggi

Penulis -

Selasa, 24 Juli 2018 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Saat ini jumlah jamaah haji saat ini lebih dari 60 persen berstatus resiko tinggi.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ermalena rombongan Komisi IX DPR meninjau pelayanan haji di Embarkasi Padang, Sumatera Barat dengan menggelar kunjungan kerja spesifik ke Asrama Haji Tabing, Selasa (23/7).

“Kami ingin memastikan apakah pelayanan yang diberikan sudah sesuai aturan,” katanya.

Ermalena mengatakan pihaknya ingin melihat secara langsung pelayanan haji di Embarkasi Padang khususnya di bidang kesehatan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dia menyampaikan pihaknya berharap tahun ini jamaah Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji dengan prima dimulai dengan persiapan pemberangkatan yang baik.

Ia juga berharap seluruh jamaah haji terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat agar kalau ada masalah yang berhubungan dengan kesehatan bisa ditangani.

Sementara Kepala Kementerian Agama wilayah Sumbar Hendri menyampaikan pada tahun ini pihaknya menyiapkan 10 inovasi pelayanan agar jamaah haji lebih nyaman.

Pertama sistem keimigrasian yang lebih cepat, pemakaian QR kode pada gelang jamaah, sistem sewa akomodasi satu musim penuh untuk penginapan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kemudian penggunaan juru masak Indonesia, penambahan katering Mekkah, penandaan khusus pada paspor , koper serta tas kabin, pengalihan porsi bagi ahli waris, , pencetakan visa oleh Kemenag, penempatan satu konsultan per kloter dan pembentukan tim layanan kesehatan pada puncak ibadah haji.

Hendri menyebutkan total calon jamaah haji yang berangkat melalui embarkasi Padang pada 2018 berjumlah 6.367 terdiri atas 17 kelompok terbang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Dari 6.367 orang tersebut sebanyak 4.646 orang berasal dari Sumbar dan 1.641 orang Bengkulu serta didampingi 80 petugas haji,” kata dia.

Selain berdiskusi soal pelayanan haji rombongan Komisi IX berkesempatan meninjau langsung klinik kesehatan yang ada di Asrama Haji Tabing .

Tiba di Asrama Haji rombongan yang berjumlah 18 orang diterima Kanwil Kementerian Agama Sumbar Hendri, Staf Ahli Gubernur Sumbar Rosman Effendi, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday dan pemangku kepentingan lainnya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB