LDII Siapkan Warganya Menyambut Revolusi Industri 4.0

Penulis -

Selasa, 10 September 2019 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – DPP LDII bakal menggelar lokakarya nasional pada 10-13 September mendatang yang fokus dalam bidang pendidikan dan ekonomi. Lokakarya nasional ini menjadi penting, karena, gelombang industri 4.0 menuntut adaptasi yang cepat dari masyarakat.

Menyikapi hal itu, Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumatera Barat M Ari Sultoni berharap hasil Lokakarya Nasional ini dapat diimplementasikan di daerah terutama di bidang pemberdayaan ekonomi syariah dan pendidikan dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

“Lokakarya ini bentuk kesiapan LDII menyiapkan warganya untuk menghadapi tantangan global dan era revolusi industri 4.0 tidak hanya di pusat namun juga di setiap daerah,” katanya, Selasa (10/9) kepada wartawan di Padang.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Untuk itu, pihaknya mengirimkan tiga utusan untuk mengikuti kegiatan tersebut yakni Wakil Ketua Bustari Badal, Wakil Sekretaris Rohmat Syahrin dan Ketua Biro EPM H Novrialdi Djoelius.

“Kita sangat antusias mengikuti lokakarya ini sebagai persiapan menghadapi tantangan global dan era revolusi industri 4.0 untuk diterapkan di Sumbar,” katanya.

Terkait Lokakarya nasional itu, Ketua Umum DPP LDII Prasetyo Sunaryo mengatakan industri 4.0 ini menciptakan perubahan besar, di bidang ekonomi mengubah cara orang berproduksi, distribusi dan konsumsi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Sementara di dunia pendidikan, memberi pilihan-pilihan bagaimana siswa belajar,” ujar Prasetyo Sunaryo.

Lokakarya itu rencananya akan dibuka Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto, sekaligus menjadi pembicara kunci. Dalam pandangan LDII, masyarakat harus disiapkan dalam menyambut revolusi industri 4.0 harus. Salah satunya dengan menghilangkan gap dalam penggunaan internet.

Lokakarya nasional nantinya mengundang 200 orang perwakilan dari DPW-seluruh Indonesia, praktisi ekonomi dan pendidikan. Pertumbuhan sekolah dan pesantren di lingkungan warga LDII sedang digiatkan. Sementara di sisi lain, fokus pengembangan ekonomi syariah dengan usaha-usaha konvensional, harus berinovasi menghadapi economic shifting.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Dunia pendidikan dan ekonomi merupakan tulang punggung bangsa untuk menjadi bangsa yang maju, untuk itu kedua hal ini harus bisa beradaptasi dengan era digital. Khususnya usaha-usaha yang dikelola dalam bentuk koperasi-koperasi majelis taklim warga LDII,” ujar Prasetyo.

Lokakarya yang bakal digelar pada 10-13 September tersebut, akan dihadiri sejumlah akademisi dan praktisi di bidang pendidikan dan ekonomi. Dari sisi teoritis, peserta bisa memahami gejala atau fenomena, sementara para praktisi akan memberikan pengalamannya melampaui era industri 4.0.(mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB