LDII Ingatkan Elit Hindari Kegaduhan di Tahun Politik

Penulis -

Kamis, 22 Desember 2022 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) KH Chriswanto Santoso

Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) KH Chriswanto Santoso

Jakarta, Prokabar – Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) KH Chriswanto Santoso mengatakan tahun politik di ambang pintu harus disambut dengan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Jangan sampai terjadi komunikasi politik populis ataupun politik identitas sebagaimana dua pemilu sebelumnya.

“Kegaduhan yang ditimbulkan elit politik, menjadikan masalah kebangsaan berlarut-larut. Padahal, Indonesia bukanlah negara yang kebal terhadap krisis yang sedang dihadapi dunia,” ujar KH Chriswanto, Kamis (22/12).

Menurutnya kabar-kabar yang lalu-lalang di media sosial dan pernyataan-pernyataan para elit politik di media massa, membuat masyarakat turut riuh di ruang publik.

Ia mengatakan isu-isu perpanjangan masa jabatan presiden, tiga periode atau mempertentangkan anggaran IKN dengan pemilu, isu-isu agama versus nasionalisme, membuat kehidupan masyarakat tidak tenang.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Apalagi ada yang menggoreng isu-isu itu agar menjadi trending topic,” pungkasnya.

KH Chriswanto menilai fenomena tersebut menjadi kontraproduktif di tengah-tengah masyarakat serta pengalaman dua pemilu lalu, sampai ada kerabat yang tidak saling tegur sapa.

“Dalam skala nasional bisa membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa, yang sejatinya jadi isu sensitif dan masalah laten di negeri ini,” ungkap KH Chriswanto.

Ia meminta agar masyarakat selalu menyaring, mengonfirmasi dan cek ricek informasi dan berita. Jadi jangan terpengaruh gosip, isu yang tidak terverifikasi, apalagi hoaks di media.

Selama ini, ada sebagian masyarakat yang menjadikan media sosial sebagai sumber informasi yang terpercaya. Akibatnya, mereka sulit membedakan mana informasi yang benar dan hoaks.

Sementara itu, Ketua DPP LDII Koordinator Bidang Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPP LDII, Rully Kuswahyudi mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi di media sosial.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Semuanya butuh filter, apakah akun itu akun resmi ataukah hanya akun abal-abal yang tidak jelas. Media sosial merupakan bagian dunia maya, yang semua orang bisa menyamar untuk berbagai tujuan, termasuk tujuan negatif bahkan merusak,” kata dia

Bahkan informasi dari media massa juga bisa dipelintir, dan dijadikan lahan yang subur bagi para pemecah-belah persatuan bangsa.

“Untuk itu, jangan mudah percaya. Saring informasinya, lakukan cek dan ricek atau bertanya kepada mereka yang dianggap ahli. Setelah mendapat informasi, jangan mudah membagikannya di grup-grup WA atau medsos, agar tidak membuat gaduh,” tutur Rully.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Ia meminta para warganet, berpikir dulu saat mau menyebarkan informasi agar berpikir dulu manfaatnya apa, efeknya bagaimana, dan seberapa penting informasi itu untuk diketahui publik. Saring informasi sebelum sharing.

“Dengan prilaku itu, kita memiliki andil menyelamatkan bangsa dari keterpurukan dan keterpecahan,” pungkasnya.

Ia mengingatkan pula, tahun politik adalah tahun di mana kepentingan ekonomi dan kepentingan politik bertemu, untuk merebut hati rakyat. Dalam upaya merebut hati rakyat, anggaran besar digelontorkan untuk mempengaruhi rakyat. Baik dengan edukasi politik, program yang prorakyat, sampai kampanye hitam.

“Kampanye hitam menurutnya bisa ditepis dengan meredamnya. Masyarakat tidak perlu menyebarkan berita atau informasi yang kontraproduktif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata dia. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB