Lagi, Kabupaten Agam Dilanda Longsor

Penulis -

Senin, 3 Desember 2018 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Bencana tanah longsor kembali melanda sejumlah daerah di Kabupaten Agam. Longsor pertama terjadi di jalan raya Bukittinggi-Medan, Simpang Patai, Jorong Sipisang, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh. Senin malam (3/12).

Menurut Kalak BPBD Agam, Muhammad Lutfi melalui Lukman, anggota BPBD Kabupaten Agam menyebutkan, kejadian sekitar pukul 00.10 WI itu mengakibatkan material longsor dan menutupi badan jalan sepanjang 10 meter dengan ketinggian 10 meter.

” Jalan tersebut sempat terputus dan tidak bisa dilewati kendaraan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

BPBD Kabupaten Agam langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Nagari setempat. Untuk sementara dilakukan upaya bersama masyarakat, melakukan pembersihan dengan bergotong royong.

BPBD Agam juga sudah berkoordinasi dengan PUTR Provinsi Sumbar, untuk melakukan pembersihan. Jalan raya itu sudah bisa dilewati pada pukul 01.30 WIB.

Longsor juga terjadi di Tebing Sekolah SD Negeri 15 Kapalo Koto Nagari, Kecamatan Sungai Pua. Kejadian pada Senin dini hari bekisar pukul 02.00 WIB itu, mengenai dapur rumah warga. “Beruntung kejadian itu tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, di perbatasan Padang Hijau dengan Batang Palupuah, Jorong PGRM, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang, juga terjadi longsor, Senin subuh (3/12).

Longsor pada pukul 05.00 WIB itu menimbun badan jalan. Material longsor berupa tanah dan pohon tumbang. Sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Material longsor menutupi sebagian ruas jalan sepanjang 5 meter dengan ketinggian 2 meter,” ungkapnya lagi.

Dalam hal tersebut BPBD Kabupaten Agam juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan, Nagari dan Masyarakat untuk melakukan pembersihan material pohon tumbang.

Setelah pembersihan material pohon tumbang dilakukan, jalan sudah bisa dilewati kendaraan dengan sistem buka tutup. “Untuk penanganan material longsor BPBD Kabupaten Agam sudah berkoordinasi dengan Balai Badan Nasional,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB