Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Kurangnya Infrastruktur, Warga Terpaksa Menandu Jenazah Melewati Sungai ke TPU

Dibaca : 298

Pasaman, Prokabar — Potres miris dan kurangnya fasilitas umum untuk masyarakat di Pasaman masih terlihat jelas melalui beberapa foto viral di media sosial facebook, Senin (7/9).

Foto viral ini menggambarkan beberapa warga yang menandu jenazah menggunakan keranda mayat saat melewati sungai. Kejadian miris ini terjadi di Nagari Bahagia, Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur.

Dalam foto-foto yang diupload akun facebook Muhammad Raiz dalam grup Bupati Pasaman Yusuf Lubis itu terlihat juga, upaya para penandu yang susah payah saat menyebrangi aliran sungai sedalam paha orang dewasa.

Muhammad Raiz mengaku, sebagai pelayat, ia menyadari kondisi itu sudah lama terjadi. Namun belum ada pembangunan atau perhatian khusus dari pemerintah daerah maupun nagari.

“Setiap ada warga yang meninggal, jenazah terpaksa diseberangkan melewati sungai dengan lebar 10 meter lebih. Ini terus dilakukan oleh warga, karena jembatan belum ada menuju ke TPU,” ungkap salah seorang warga, Inel, Senin (7/9).

Dari pengakuan warga, menandu jenazah melewati sungai tersebut memang beresiko. Namun tidak ada pilihab lain, mereka sudah berkali kali mengusulkan pembangunan jembatan menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat, kepada pemerintah nagari hingga kabupaten. Namun, hingga kini usulan mereka itu belum dapat dikabulkan.

“Apa alasannya kami ndak tahu. Kabarnya, usulan kami agar dibangun jembatan ke TPU tidak bisa dikabulkan,” tukas warga. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top