Kuota Haji Sumbar 1446 H Terpenuhi, Pelunasan Tembus 104 Persen Meski Tahap II Masih Dibuka

Penulis -

Selasa, 15 April 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag membuat kebijakan haji 2025 lebih kondusif untuk jemaah yang rentan

Kemenag membuat kebijakan haji 2025 lebih kondusif untuk jemaah yang rentan

Padang, Prokabar – Animo masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) untuk menunaikan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M tampak sangat tinggi. Meskipun proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap II masih berlangsung hingga 17 April mendatang, kuota jemaah haji provinsi ini dilaporkan telah terpenuhi, bahkan melebihi target.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat, H. Mahyudin, mengungkapkan bahwa hingga Selasa (15/4/2025), tercatat sudah 4.782 orang calon jemaah haji yang melakukan pelunasan Bipih. Angka ini setara dengan 104,31 persen dari total kuota haji Sumbar tahun ini.

“Kuota haji Sumbar untuk tahun 2025 berjumlah 4.613 orang, dengan rincian 4.569 jemaah reguler, 36 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 8 Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU),” jelas Mahyudin di Padang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia menambahkan, capaian pelunasan yang melebihi 100 persen ini sudah termasuk calon jemaah haji dalam kuota cadangan, yang jumlahnya mencapai 1.384 orang.

“Sejak dibuka pelunasan tahap I bulan Februari lalu dan dilanjutkan tahap II yang ditutup 17 April mendatang, kuota haji Sumbar sudah terpenuhi, bahkan mencapai angka 104 persen lebih. Ini menunjukkan animo masyarakat untuk berhaji sangat tinggi,” ujar Mahyudin.

Mekanisme Jemaah Cadangan

Menurut Kakanwil, pelibatan jemaah cadangan dalam proses pelunasan merupakan strategi Kemenag untuk mengantisipasi adanya kursi kosong (seat vacancy) jika ada calon jemaah haji reguler yang batal berangkat karena berbagai alasan, seperti sakit atau kendala lainnya.

“Jemaah haji cadangan ini sebetulnya adalah jemaah yang diproyeksikan berangkat di tahun berikutnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi agar tidak ada kursi kosong,” sebut Mahyudin.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Namun, ia menegaskan bahwa meskipun jemaah cadangan telah melunasi Bipih, mereka sudah menandatangani surat pernyataan di atas meterai sebelum pelunasan. Isinya menyatakan kesiapan untuk diberangkatkan tahun ini jika ada kuota kosong, sekaligus kesiapan untuk tidak berangkat tahun ini jika kuota utama sudah penuh.

“Di satu sisi, kita bersyukur karena animo jemaah untuk melakukan pelunasan luar biasa. Meskipun sudah 104 persen yang melunasi Bipih, nantinya yang akan diberangkatkan tentu tetap 100 persen sesuai kuota saja,” tegasnya.

Kriteria Pelunasan Tahap II

Mahyudin juga merinci kriteria jemaah yang berhak melakukan pelunasan pada tahap II yang masih dibuka ini. Kriteria tersebut meliputi:

  1. Jemaah haji reguler yang mengalami kegagalan sistem saat pelunasan tahap I.
  2. Jemaah haji reguler pendamping bagi jemaah lanjut usia (lansia).
  3. Jemaah haji reguler yang mengajukan penggabungan mahram atau keluarga yang terpisah.
  4. Jemaah haji reguler pendamping bagi penyandang disabilitas.
  5. Jemaah haji reguler yang masuk dalam kuota cadangan.
Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Keberangkatan dari Asrama Haji Tabing

Terkait teknis keberangkatan, Kakanwil Mahyudin memastikan bahwa seluruh jemaah calon haji Embarkasi Padang akan diberangkatkan melalui Asrama Haji Tabing, Kota Padang.

“Untuk kepulangan jemaah, saat ini masih dalam tahap diskusi oleh pihak Kemenag,” tambahnya.

Penggunaan Asrama Haji Tabing dilakukan karena Asrama Haji Padang Pariaman yang baru masih dalam tahap pembangunan dan penyempurnaan. “Saat ini kapasitas asrama (Padang Pariaman) baru bisa menampung sekitar 280 jemaah dari kebutuhan lebih dari 420 orang per kloter, sehingga belum dapat difungsikan sepenuhnya untuk keberangkatan tahun ini,” pungkas Mahyudin. (*/pk)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB